Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Publika

Try Sutrisno dan Gerakan Kembali ke UUD 1945 Asli

SELASA, 03 MARET 2026 | 02:34 WIB

SEKALIPUN di usianya yang sudah sangat sepuh, namun curahan, pengorbanan dan pengabdian kepada bangsa dan negara ini sangat patut diteladani kita semua. 

Di awal tahun 2025, almarhum Jenderal Try Sutrisno ikut serta menandatangani Surat Pernyataan Pengusulan Pergantian Wapres Gibran, di samping puluhan jenderal lainnya. 

Di samping itu pada tahun 2012, sosok almarhum Jenderal Try Sutrisno menyampaikan pemikirannya untuk kembali kepada UUD 45 yang asli.


Amandemen terhadap UUD'45 bertujuan menjadikan konstitusi negara mampu memenuhi kebutuhan perkembangan negara. Tapi meski sudah empat kali dilakukan amandemen, nyatanya tidak juga membawa manfaat besar untuk perubahan bangsa dan menjadi UUD'45 itu terkesan menyimpang dari nilai-nilai kemerdekaan.

"Mencermati perjalanan amandemen UUD 1945, sejak 1999 sampai saat ini, kami menyimpulkan tidak bersifat menyempurnakan. Cenderung mengganti karena arah visinya sudah menyimpang dari cita-cita kemerdekaan Indonesia dan jati diri bangsa yaitu Pancasila," kata Try Sutrisno.

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara di acara Pekan Konstitusi di Kantor ICIS Jl Dempo, Matraman, Jakarta, Senin, 30 Januari 2012. Wapres di era Soeharto ini menambahkan, visi negara ini sebenarnya sudah sangat jelas tertera dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, adil dan makmur.

Try Sutrisno juga menegaskan bahwa amandemen UUD 45 telah menyebabkan ketidaksesuaian antara pembukaan dengan batang tubuh. Ia mengibaratkan seperti manusia, namun berbadan kera (monyet).

Pak Try merupakan simbol perjuangan kembali ke UUD 1945 naskah asli dengan prinsip addendum. Artinya, tidak menutup kemungkinan segala hal yang baik dalam UUD Amandemen turut diakomodir dalam lampiran atau bab penjelasan dari konstitusi.

Kini, warisan perjuangan beliau tetap abadi dan terus menjadi pemantik bagi para pejuang kembali ke UUD 1945 naskah asli. Pesan perjuangan beliau harus diteladani oleh setiap anak bangsa terutama para penyelenggara negara untuk terus menjaga dan mengamalkan cita-cita para founding fathers NKRI. Gugur satu tumbuh seribu, begitulah makna api perjuangan kembali ke UUD 1945 naskah asli usai ditinggal Pak Try. 

SELAMAT JALAN JENDERAL H TRY SUTRISNO WAPRES KE-6 RI UNTUK KEMBALI MENGHADAP SANG KHALIK DALAM RAHMAT DAN RIDHO-NYA. Rahayu.

Oos Supyadin, SE., MM
Anggota Aliansi Rakyat Indonesia Emas (ARIES), pengusung gerakan kembali ke UUD 1945 naskah asli


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya