Berita

Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Dani Setiawan di TPI Karya Bhukti, Desa Blanakan, Subang, Jawa Barat. (Foto: Dokumentasi KNTI)

Nusantara

KNTI: Laut Sehat Jaminan Kesejahteraan Nelayan

SENIN, 02 MARET 2026 | 04:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

 Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Dani Setiawan menegaskan pentingnya peran perempuan dalam rantai usaha perikanan, dari persiapan melaut hingga pengolahan hasil tangkapan. 

Hal itu disampaikan Dani saat menghadiri acara Ngaji Tenurial Nelayan Tradisional yang diselenggarakan KNTI Kabupaten Subang di TPI Karya Bhukti, Desa Blanakan, Subang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. 

Ia menekankan, keberlanjutan industri pengolahan sangat bergantung pada hasil tangkap, sehingga pencemaran dan praktik penangkapan merusak akan berdampak luas terhadap pendapatan, lapangan kerja, dan ketahanan pangan.


“Laut yang sehat adalah jaminan kesejahteraan nelayan. Dukungan sarana seperti SPBUN dan kemudahan akses BBM bersubsidi menjadi faktor penting agar ongkos melaut tidak semakin tinggi,” ujar Dani melalui pesan elektronik yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.

Ia menjelaskan komitmen KNTI mendorong pendidikan bagi anak-anak nelayan sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga pesisir.

“Kami juga mendorong agar pemerintah daerah Subang lebih memberi perhatian bagi para nelayan di Subang. Memperkuat kolaborasi dengan organisasi nelayan untuk membangun sektor perikanan Subang lebih maju ke depan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua KNTI Subang Ajuki menyampaikan kondisi nelayan kecil dan masyarakat pesisir, khususnya di Blanakan kian memprihatinkan. Terlebih setelah wilayah tersebut dilanda banjir yang mengganggu aktivitas melaut dan perekonomian warga. 

Ia menekankan pentingnya penguatan organisasi dan jejaring nelayan kecil di Jawa Barat untuk saling berbagi pengalaman dan memperjuangkan kepentingan bersama.

Dalam forum itu, nelayan mengeluhkan sulitnya akses BBM bersubsidi, dampak operasional PLTGU terhadap hasil tangkapan, serta keterbatasan permodalan dan usaha pengolahan ikan. 

Salah seorang nelayan, Ujidin (45) mengaku cuaca buruk dan pencemaran membuat hasil tangkapan menurun. Sementara Tahir (50), nelayan dengan kapal 1 GT, menyebut kondisi kapal yang menua membatasi jangkauan melaut dan berdampak pada pendapatan.

Peserta juga menilai dampak PLTGU mulai terasa di Muara Blanakan, meski belum separah di Cilamaya. Dari kelompok perempuan pesisir, Kastini berharap dukungan pelatihan dan permodalan untuk menghidupkan kembali usaha kerupuk ikan yang terhenti.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya