Berita

Rusia dan China. (Foto: Istimewa)

Politik

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

MINGGU, 01 MARET 2026 | 04:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Meski Iran memiliki kedekatan strategis dengan Rusia dan China, namun  kedua negara besar tersebut kemungkinan tidak akan terlibat secara langsung melawan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Demikian pandangan Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah dalam keterangannya, dikutip Minggu 1 Maret 2026.

“Rusia dan China cenderung bermain di belakang layar. Bantuan militer, suplai logistik, teknologi drone, sistem pertahanan udara, itu lebih realistis dibanding keterlibatan langsung,” kata Amir.


Menurutnya, keterlibatan langsung antara blok Barat dan blok Rusia-China justru menjadi garis merah yang berpotensi memicu perang dunia.

Salah satu titik paling krusial dalam konflik ini adalah Selat Hormuz, jalur strategis distribusi minyak dunia. 

Jika Iran memblokade atau terjadi gangguan militer di kawasan tersebut, harga minyak global bisa melonjak drastis.

Dampaknya bukan hanya pada negara-negara Timur Tengah, tetapi juga ekonomi global, termasuk Indonesia.

Lonjakan harga energi akan berdampak pada inflasi domestik, beban subsidi energi, nilai tukar rupiah, stabilitas pasar saham.

“Perang besar di Timur Tengah hampir selalu berdampak pada krisis ekonomi global. Indonesia harus waspada,” kata Amir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya