Berita

Ledakan terjadi di Teheran, Iran pada Sabtu 28 Febuari 2026. (Foto: AP)

Politik

WNI di Iran Diminta Tetap Tenang

MINGGU, 01 MARET 2026 | 01:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi keamanan di Iran menyusul terjadinya serangan Israel dibantu Amerika Serikat di Teheran pada Sabtu 28 Februari 2026 waktu setempat. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang mengungkapkan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran telah mengonfirmasi adanya serangan tersebut yang terjadi sekitar pukul 09.45 waktu setempat.

“Kita terus pantau perkembangan situasi keamanan di Iran, dan KBRI Tehran telah mengkonfirmasi terjadinya serangan bersenjata melalui udara di beberapa kota pada sekitar pukul 09.45 waktu setempat,” kata Yvonne dalam keterangan resminya beberapa saat lalu.


Menurut Yvonne, KBRI Teheran saat ini memprioritaskan komunikasi intensif dengan para Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran. 

Selain itu, KBRI juga telah menerbitkan edaran terbaru yang memuat saran serta langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan WNI di kediaman masing-masing guna menjaga keselamatan dan keamanan.

Pemerintah, lanjut Yvonne, akan terus melakukan asesmen menyeluruh terhadap dinamika keamanan di lapangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi memastikan keselamatan seluruh WNI.

“Diimbau agar seluruh WNI di Iran untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan KBRI,” tegasnya.

Dalam situasi darurat, WNI dapat segera menghubungi Hotline KBRI Tehran di nomor +98 9914668845 atau +98 902 466 8889. Selain itu, dapat pula menghubungi Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri melalui nomor +62 812-9007-0027.

Amerika Serikat (AS) bergabung dengan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 waktu setempat.

Mengutip Aljazeera, seorang pejabat AS menyebut operasi itu sebagai aksi militer gabungan Washington-Tel Aviv. 

Dalam operasi tersebut, AS dan Israel meluncurkan armada besar jet tempur dan kapal perang yang telah dikerahkan di kawasan. Serangan dilakukan melalui udara dan laut.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan serangan balasan ke wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

Saat ini aksi saling serang masih terus berlangsung. Terbaru, Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi tewasnya 57 siswi, dan 60 lain luka-luka di sebuah sekolah putri di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya