Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham Eropa Meroket, tapi Sektor Finansial dan Transportasi Terpuruk

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa mengukiri sejarah baru pada penutupan perdagangan Jumat 27 Februari 2026 waktu setempat. 

Indeks acuan STOXX 600 berhasil menguat tipis 0,1 persen, yang secara akumulatif mengunci kenaikan bulanan selama delapan bulan berturut-turut. Ini adalah  reli terpanjang sejak periode 2012-2013. Penguatan ini didorong oleh laporan kinerja korporasi yang jauh lebih tangguh dari prediksi awal para analis.

Sektor perbankan merosot 1,7 persen terseret oleh isu risiko kredit pada penyedia hipotek Inggris, Market Financial Solutions (MFS). 


Saham Barclays dan Santander menjadi korban utama dengan penurunan masing-masing sebesar 4,2 persen dan 2,8 persen. Sentimen negatif ini turut membebani indeks IBEX 35 Spanyol yang turun 0,7 persen. 

Pasar masih dibayangi oleh kecemasan terhadap efektivitas alat AI baru yang berpotensi menggerus model bisnis tradisional, ditambah ketidakpastian perdagangan global akibat ancaman tarif baru dari Amerika Serikat.

Investor mulai mengalihkan modal ke sektor "aman" seperti kesehatan dan makanan-minuman untuk memitigasi risiko. 

Sektor perjalanan terpukul kenaikan harga minyak, menyebabkan saham induk British Airways (IAG) turun 7,4 persen meski labanya melampaui ekspektasi.

Secara fundamental, ketahanan pasar Eropa saat ini juga dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB). Meskipun inflasi mulai melandai, pertumbuhan ekonomi di zona Euro (khususnya Jerman) masih cenderung stagnan. 

Investor kini bertaruh bahwa perbaikan laba emiten seperti HSBC dan Nestle dapat menjadi bantalan utama jika suku bunga tetap tinggi lebih lama dari perkiraan (higher for longer).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya