Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)
PERNYATAAN Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto soal penghentian izin Alfamart dan Indomaret sebagai model minimarket berjejaring (chain store) patut diapresiasi.
“Minimarket-minimarket yang sudah ada, ya silakan jalan. Indomaret, Alfamart yang sudah ada silakan jalan, saya tidak pernah mengusulkan untuk ditutup. Yang di setop itu izin baru, jangan sampai minimarket-minimarket ini sampai ke desa-desa dan bisa mematikan usaha-usaha rakyat di desa," ujar Yandri dalam unggahan resmi Instagram-nya, @yandri_susanto pada Rabu, 25 Februari 2026.
Itu sudah betul, karena dua entitas bisnis mereka sudah monopolistik. Bisnis ritel/mimimarket berjejaring di banyak negara maju di seluruh dunia itu memang wilayah/ zonasi operasinya harus dibatasi, begitu juga jumlah gerai dan jam buka.
Populer
Minggu, 01 November 2026 | 22:28
Rabu, 04 November 2026 | 23:19
Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29
Selasa, 03 November 2026 | 02:41
Senin, 02 November 2026 | 20:11
Minggu, 01 November 2026 | 12:02
Senin, 02 November 2026 | 15:43
UPDATE
Jumat, 06 November 2026 | 22:35
Jumat, 06 November 2026 | 22:31
Jumat, 06 November 2026 | 22:21
Jumat, 06 November 2026 | 22:19
Jumat, 06 November 2026 | 22:06
Jumat, 06 November 2026 | 21:48
Jumat, 06 November 2026 | 21:39
Jumat, 06 November 2026 | 21:26
Jumat, 06 November 2026 | 21:26
Jumat, 06 November 2026 | 21:03