Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Dunia Anjlok Dipengaruhi Perpanjangan Negosiasi AS-Iran

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 10:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia melemah pada Jumat, 26 Februari 2026, dan mencatat potensi penurunan secara mingguan. 

Pelemahan ini terjadi setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat memperpanjang perundingan terkait program nuklir Teheran, sehingga meredakan kekhawatiran pasar akan konflik yang bisa mengganggu pasokan minyak global.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah jenis Brent turun 28 sen atau 0,4 persen menjadi US$70,47 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 29 sen atau 0,44 persen ke level 64,92 Dolar AS per barel.


Secara mingguan, harga Brent tercatat turun sekitar 1,8 persen, sedangkan WTI melemah sekitar 2,2 persen. Penurunan ini sekaligus memangkas sebagian kenaikan yang terjadi pada pekan sebelumnya.

Analis ANZ, Daniel Hynes, mengatakan perkembangan negosiasi AS dan Iran memang meredakan kekhawatiran akan aksi militer AS dalam waktu dekat. Namun, menurutnya, waktu untuk mencapai kesepakatan cukup terbatas.

“Walaupun ini awalnya meredakan kekhawatiran akan aksi militer AS yang segera terjadi, waktu untuk mencapai kesepakatan sangat sempit sebelum tenggat Presiden Trump pada 1-6 Maret,” ujarnya.

Bagi pasar minyak, kelanjutan negosiasi ini menjadi faktor penting. Jika tercapai kesepakatan, potensi gangguan pasokan bisa ditekan. Sebaliknya, jika pembicaraan gagal dan ketegangan meningkat, harga minyak berpotensi kembali melonjak.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya