Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Wall Street Melemah Usai Laporan Keuangan Nvidia

JUMAT, 27 FEBRUARI 2026 | 08:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada Kamis, 26 Februari 2026, waktu setempat. 

Pelemahan ini terjadi setelah laporan keuangan raksasa chip AI, Nvidia, gagal memicu euforia baru di pasar. Antusiasme investor terhadap saham-saham bertema kecerdasan buatan (AI) mulai mereda, sehingga menekan sektor teknologi yang sebelumnya jadi motor penggerak reli Wall Street.

Dikutip dari Reuters, Jumat 27 Februari 2026, indeks Dow Jones Industrial Average hanya naik tipis 0,03 persen ke 49.499,20. Sebaliknya, S&P 500 turun 0,54 persen ke 6.908,86 dan Nasdaq Composite merosot 1,18 persen ke 22.878,38. Penurunan paling terasa terjadi di saham-saham teknologi dan chip.


Indeks semikonduktor Philadelphia SE Semiconductor Index anjlok 3,2 persen dan terancam mengakhiri tren kenaikan panjangnya. Saham Nvidia sendiri turun 5,5 persen. Padahal, laba kuartal keempat perusahaan itu sebenarnya melampaui perkiraan analis dan proyeksinya juga cukup baik. Namun, investor khawatir pertumbuhan pendapatan Nvidia mulai melambat dibanding tahun lalu.

Menurut Michael Green dari Simplify Asset Management, pasar terlalu berharap besar pada sektor AI. 

“Sederhananya, investor mengambil posisi beli di Nvidia dan bertaruh pada disrupsi AI. Ketika itu tidak terjadi sebesar yang dibayangkan, mereka melepas sahamnya,” ujarnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya