Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Negosiasi Nuklir AS-Iran Alot, Harga Minyak Makin Naik

KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 | 09:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik mendekati level tertinggi dalam tujuh bulan terakhir, seiring proses perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran yang belum menemui titik final.

Dikutip dari Reuters, Kamis 26 Februari 2026, pada pembukaan perdagangan hari ini minyak Brent naik 0,3 persen ke 71,12 Dolar AS per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,4 persen menjadi 65,65 Dolar AS per barel. Awal pekan ini, kedua kontrak sempat menyentuh level tertinggi sejak akhir Juli dan masih bertahan di kisaran tersebut.

AS telah menempatkan kekuatan militer tambahan di Timur Tengah untuk menekan Iran agar menyepakati pembatasan program nuklir dan rudal balistiknya. Utusan Washington dijadwalkan kembali bertemu delegasi Teheran di Jenewa untuk melanjutkan perundingan. Pelaku pasar menilai hasil negosiasi ini akan sangat menentukan arah harga minyak.


Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir dan sempat memaparkan alasan bagi kemungkinan serangan. Sebaliknya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan kesepakatan dengan AS “sudah dalam jangkauan, asalkan diplomasi menjadi prioritas.”

Jika konflik benar-benar pecah dan berlangsung lama, pasokan dari Iran sebagai produsen terbesar ketiga di dalam Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC), berpotensi terganggu. Arab Saudi bahkan dilaporkan telah meningkatkan produksi sebagai langkah antisipasi, sementara kelompok OPEC+ mempertimbangkan kenaikan output pada April.

Namun, kenaikan harga tertahan oleh lonjakan stok minyak mentah AS sebesar 16 juta barel pekan lalu, jauh di atas perkiraan analis 1,5 juta barel. Data ini menjadi penyeimbang di tengah kekhawatiran geopolitik, sehingga pergerakan harga selanjutnya sangat bergantung pada perkembangan diplomasi AS-Iran.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya