Berita

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Presiden Prabowo Subianto, dan CEO Danantara Rosan Roeslani menghadiri penandatanganan kerja sama dengan Arm Ltd di London, Inggris (Foto: Biro Pers Sekretariat)

Global

Prabowo Geser ke Inggris, Saksikan Kerja Sama Semikonduktor Danantara-Arm Ltd

SELASA, 24 FEBRUARI 2026 | 04:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dari Amerika Serikat, Presiden RI Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerjanya ke London, Inggris, pada Senin waktu setempat, 23 Februari 2026. 

Menurut laporan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pada kunjungan kali ini Presiden menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan Arm Ltd.

Airlangga memandang kerja sama tersebut sebagai pijakan strategis untuk menempatkan Indonesia dalam peta industri semikonduktor global. 


Dikatakan bahwa pemerintah ingin memastikan pengembangan sektor semikonduktor tidak sekadar menjadi wacana, melainkan masuk ke ranah konkret melalui kemitraan dengan pemain utama dunia di bidang desain chip.

“Ini merupakan kerja sama Indonesia agar Indonesia bisa menguasai teknologi semikonduktor, dan Arm ini adalah salah satu perusahaan yang menguasai pasar semikonduktor terutama untuk dari segi desain. Jadi ini yang paling hulu daripada industri semikonduktor itu sendiri,” ujarnya usai penandatanganan.

Menurut Airlangga, Arm Ltd. diketahui menguasai sekitar 96 persen teknologi chip untuk sektor otomotif global serta hampir 94 persen desain chip untuk pusat data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). 

Angka dominasi tersebut menjadi alasan utama Indonesia menggandeng perusahaan berbasis Inggris itu guna mempercepat transfer pengetahuan dan memperkuat posisi dalam rantai nilai industri digital dunia.

“Dengan kerja sama ini diharapkan Indonesia bisa melakukan pelatihan terhadap 15 ribu engineers kita di dalam ekosistem Arm, agar mereka bisa menguasai teknologi chip design, dan rencana kerja samanya dilanjutkan kepada generasi selanjutnya dari semikonduktor atau chip, sehingga Indonesia mempunyai kemampuan di bidang semikonduktor dan desain,” imbuhnya.

Lebih jauh, Airlangga menjelaskan fokus pengembangan intellectual property strategis di enam industri prioritas yang hak kepemilikannya berada di tangan Indonesia. 

“Enam ini merupakan IP, intellectual property, yang kita bisa pilih apakah satu untuk teknologi otomotif, kedua internet of things, ketiga terkait dengan data center, kemudian bisa juga tentang home appliances, yang dua lagi kita bisa pilih apakah kita mau yang futuristic, terutama autonomous vehicle, dan quantum computing, dan yang lain. Jadi ini semua masih dibahas nanti dengan Danantara, sehingga ini IP-nya akan dipegang oleh Indonesia,” paparnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya