Berita

Presiden Uganda Yoweri Museveni (kanan) bertemu dengan Kepala RSF Sudan, Mohamed Hamdan Dagalo Musa (kiri), selama pertemuan bilateral di Istana Negara di Entebbe pada Jumat, 20 Februari 2026 (Foto: AFP)

Dunia

Sudan Murka, Uganda Jamu Pimpinan RSF di Tengah Tuduhan Genosida

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 15:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Sudan yang berpihak pada militer meluapkan kemarahan terhadap Uganda setelah negara itu menjamu kepala pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF), Mohamed Hamdan Daglo. 

Khartoum menyebut penerimaan tersebut sebagai sebuah penghinaan terhadap kemanusiaan, terutama karena berlangsung di tengah tuduhan genosida terhadap RSF di Darfur.

"Kekejaman RSF telah didokumentasikan oleh komunitas internasional dan dikutuk oleh organisasi regional yang anggotanya termasuk Uganda, termasuk Uni Afrika dan Otoritas Antar Pemerintah untuk Pembangunan (IGAD)," ungkap Kementerian Luar Negeri Sudan, seperti dikutip dari AFP, Senin, 23 Februari 2026.


Daglo Dilaporkan bertemu Presiden Yoweri Museveni di State House, Entebbe, Jumat lalu, 20 Februari 2026.

Pertemuan itu digelar hanya sehari setelah penyelidikan PBB menyatakan pasukan RSF telah melakukan tindakan genosida di Darfur, temuan yang semakin memperkeruh konflik brutal yang telah berlangsung sejak April 2023.

Sejak pecah perang antara militer Sudan yang dipimpin Abdel Fattah al-Burhan dan RSF yang dikomandoi Daglo, mantan wakilnya yang dikenal sebagai Hemedti, negara di kawasan Tanduk Afrika itu terjerumus dalam krisis kemanusiaan akut. 

Puluhan ribu orang tewas, lebih dari 11 juta warga terpaksa mengungsi, dan krisis kelaparan meluas di berbagai wilayah.

Sudan memandang langkah Uganda sebagai sikap yang mengabaikan solidaritas regional dan rasa keadilan bagi para korban.

Di sisi lain, Ketua RSF membela lawatannya dengan menyatakan ia datang ke Uganda setelah Museveni didekati oleh militer Sudan untuk memediasi konflik. 

Dalam pidatonya kepada para pendukung, ia kembali mendorong mediasi yang dipimpin Afrika.

“Sejak hari pertama perang, kami mengatakan bahwa negosiasi harus dilakukan di Afrika. Perdamaian harus diupayakan di Afrika: IGAD dan Uni Afrika,” kata dia. 

Upaya gencatan senjata sejauh ini berulang kali kandas. Pembicaraan yang dimediasi Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Mesir mandek selama berbulan-bulan. 

Di tengah kebuntuan diplomatik tersebut, pertemuan Museveni dan Daglo justru menambah bara dalam konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya