Berita

Pemimpin kartel narkoba paling berpengaruh di Meksiko, Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes tewas (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube BBC)

Dunia

Gembong Kartel Meksiko El Mencho Tewas Didor Polisi

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 08:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin salah satu kartel narkoba paling berpengaruh di Meksiko, Nemesio “El Mencho” Oseguera Cervantes, tewas dalam operasi militer Meksiko pada Minggu, 22 Februari 2026.

Pemerintah Meksiko menyatakan Oseguera meninggal dunia setelah terjadi baku tembak sengit antara pasukan keamanan dan anggota kartel di negara bagian Jalisco.

Diktip dari 9News, Senin 23 Februari 2026, Oseguera adalah pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), yang dikenal sebagai salah satu organisasi kriminal paling kuat dan brutal di Meksiko. Mantan polisi itu membangun jaringan perdagangan narkoba berskala internasional. Menurut Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat, CJNG merupakan “organisasi kriminal paling kuat dan kejam” di Meksiko.


Operasi penangkapan dilakukan di kota Tapalpa, Jalisco bagian barat, oleh gabungan pasukan militer federal. Dalam baku tembak tersebut, empat anggota CJNG tewas di lokasi kejadian. Oseguera dan dua orang lainnya mengalami luka serius dan meninggal saat diterbangkan ke Mexico City untuk mendapat perawatan. Tiga tentara Meksiko juga terluka dan kini dirawat di rumah sakit.

Kematian El Mencho langsung memicu gelombang kekerasan di berbagai wilayah. Anggota kelompok kriminal membakar bus, memblokir jalan raya, dan bentrok dengan aparat. Gubernur Jalisco Pablo Lemus Navarro menyebut kekerasan telah meluas ke sedikitnya lima negara bagian dan mengimbau warga untuk tidak bepergian melalui jalan tol demi keselamatan.

Wilayah Jalisco sendiri dijadwalkan menjadi tuan rumah empat pertandingan FIFA World Cup pada Juni mendatang, sehingga situasi keamanan menjadi sorotan serius. Wilayah yang disebut mencakup Jalisco (termasuk Puerto Vallarta dan Guadalajara), Tamaulipas, sebagian Michoacan, Guerrero, dan Nuevo Leon.

Oseguera merupakan buronan utama Amerika Serikat dengan hadiah hingga 15 juta dolar AS bagi informasi yang mengarah pada penangkapannya. Pada 2022, United States Department of Justice mendakwanya atas tuduhan memimpin produksi dan distribusi fentanil ke AS.

Menanggapi kematian tersebut, Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau menyebutnya sebagai “perkembangan besar bagi Meksiko, AS, Amerika Latin, dan dunia.” Namun ia juga mengaku menyaksikan situasi kacau di Meksiko dengan kesedihan dan kekhawatiran yang mendalam.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya