Berita

Kasatpol PP DKI Jakarta periode 2005-2010 Harianto Badjoeri semasa hidup. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

SENIN, 23 FEBRUARI 2026 | 01:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Meninggalnya Kasatpol PP DKI Jakarta periode 2005-2010 Harianto Badjoeri alias HB mengejutkan banyak orang. 

Mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Eko Guruh mengatakan, Harianto semasa hidup begitu dikenal di Jakarta, utamanya di kalangan ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. 

"Pergaulan almarhum luas dan membumi. Selalu menginspirasi banyak orang," kata Eko dalam keterangannya kepada redaksi, Senin 23 Februari 2026.


Menurut Eko, Harianto yang juga pernah menjadi Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta ini disegani sekaligus disayangi anak buahnya. 

Banyak staf merasakan budi baik pria kelahiran Blitar ini. Paling monumental adalah memproses ratusan Pegawai Tak Tetap (PTT) di Satpol PP untuk dijadikan definitif sebagai ASN. 

"Harianto juga dikenal sosok yang dermawan. Siapa saja mengalami kesulitan dibantu. Entah sudah berapa banyak -- skala kecil hingga besar -- merasakan kebaikannya, jumlahnya mungkin tak terhitung," kata Eko. 

Harianto juga ikut memajukan pariwisata ibukota semenjak staf, kepala seksi, kepala bidang, hingga kepala dinas itu.

"Dari lubuk hati paling dalam saya ucapkan innalilahi wainaillaihi rojiun. Semoga almarhum diterima di sisi-NYA, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan iman dan ketabahan," pungkas Eko. 

Harianto Badjoeri meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Minggu 22 Februari 2026 23.18 WIB.

Jenazah selanjutnya disemayamkan di rumah duka Jalan Taman Gandaria D-2, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Informasi yang diperoleh redaksi, jenazah Harianto rencananya dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Senin 23 Februari 2026.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya