Berita

13 DPC PSI Semarang mengundurkan diri. (Foto: RMOLJateng)

Politik

PSI Dihantam Badai, Belasan DPC Semarang Mundur Ramai-Ramai

MINGGU, 22 FEBRUARI 2026 | 22:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gelombang pengunduran diri terjadi di kepengurusan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Semarang Jawa Tengah. Sebanyak 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) menyatakan mundur.

Aksi serempak ini sebagai respons kekecewaan atas Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) tentang pemberhentian Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantyo.

Gelombang pengunduran diri ini ditandai dengan mematikan lampu dan menyalakan lilin di Kantor DPD PSI Semarang, Minggu, 22 Februari 2026 malam. Tak lama setelah itu, mereka keluar dari Kantor DPD PSI Kota Semarang dengan tenang.


”Kami secara resmi mengundurkan diri dari struktural kepengurusan DPC Kota Semarang dengan mengembalikan atribut aset ke DPD berupa plang DPC," kata mantan Ketua DPC PSI Semarang Utara, Hanif Nafilah Rozak diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.

Hanif menegaskan sikap 13 DPC yang mengundurkan diri karena merasa aspirasi mereka tidak lagi didengar. Keresahan mereka bahkan sudah disampaikan kepada pimpinan partai, mulai dari tingkat DPP hingga sampai ke Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.

"Upaya sudah dilakukan melalui DPW, DPP. Bahkan menginformasikan langsung ke ketua PSI Mas Kaesang juga. Namun tidak ada tanggapan," katanya.

Senada, mantan Ketua DPC PSI Semarang Tengah, Teguh Pambudi mengaku kecewa dengan penggantian Ketua DPD PSI Kota Semarang tanpa sebab dan alasan kuat.

"Ketua kita (Bangkit) dicopot dan digantikan Plt tanpa sebab dan alasan yang kuat. Bagi kami ini bentuk arogansi DPW yang tidak bisa menjadi jembatan DPC, ataupun DPD," tegasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya