Berita

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

SABTU, 21 FEBRUARI 2026 | 22:14 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto diminta segera membuat laporan polisi setelah mengaku mendapat teror dan ancaman dari nomor asing. 

Disampaikan Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, pelaporan resmi menjadi langkah penting agar aparat dapat menindaklanjuti dugaan intimidasi tersebut.

"Terkait informasi adanya teror terhadap Ketua BEM UGM kami berharap yang bersangkutan membuat laporan polisi, dan selanjutnya bisa ditindak oleh aparat," kata Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu, 21 Februari 2026.


Habiburokhman juga menepis dugaan bahwa teror tersebut berasal dari pendukung Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut pihaknya justru menerima laporan bahwa sejumlah pendukung Prabowo juga mengalami ancaman serupa. 

"Kami pastikan pelaku teror bukan dari pendukung Pak Prabowo. Sebaliknya kami perlu informasikan bahwa saat ini ada beberapa pendukung Pak Prabowo juga mendapat ancaman teror. Saya juga meminta rekan-rekan tersebut juga membuat laporan polisi," ujarnya.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, situasi ini patut diwaspadai karena berpotensi dimanfaatkan pihak tertentu untuk memecah belah masyarakat. 

"Waspada ada pihak ketiga yang mau mengadu domba bangsa kita. Situasi saat ini bisa saja ada pihak yang ingin memancing di air keruh," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror sejak Selasa, 9 Februari 2026, setelah dirinya dan pengurus BEM UGM mengirimkan surat kepada UNICEF terkait kasus siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang meninggal dunia diduga karena tidak mampu membeli perlengkapan sekolah.

"Teror itu sejak Selasa, 9 Februari. Ada sekitar 6 nomor asing (dari luar negeri). Itu isinya ada ancaman penculikan, ada ancaman untuk katanya membuka aib," kata Tiyo, Jumat, 20 Februari 2026.

Tiyo juga mengaku sempat dikuntit orang tak dikenal saat berada di sebuah kedai pada Rabu, 11 Februari 2026. Ia menduga orang tersebut memotret dirinya sebelum akhirnya menghilang. 

Selain ancaman langsung, Tiyo menyebut adanya upaya pembunuhan karakter melalui isu yang tidak benar, bahkan pesan intimidasi juga diterima ibunya. 

"Karena bagi kami sampai hari ini rezim tidak menyampaikan pesan publik apapun yang mengatakan bahwa kebebasan akademik Anda dijamin, perlindungan dan keselamatan Anda akan difasilitasi oleh negara," tegas Tiyo.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya