Berita

Cybertruck (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Tesla)

Otomotif

Penjualan Lesu, Tesla Turunkan Harga Cybertruck

SABTU, 21 FEBRUARI 2026 | 15:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah penjualan yang lesu, Tesla meluncurkan varian Cybertruck yang lebih murah sekaligus memangkas harga model termahalnya, Cyberbeast. 

Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat itu kini menawarkan Cybertruck versi dual-motor all-wheel-drive dengan harga 59.990 Dolar AS (sekitar Rp1 miliar), menjadikannya varian paling terjangkau sejauh ini. 

CEO Elon Musk mengatakan di platform X bahwa harga tersebut hanya berlaku selama beberapa hari. Setelah periode itu berakhir, belum jelas apakah harganya akan berubah, dan Tesla belum memberikan penjelasan lebih lanjut.


"Harga ini berlaku untuk 10 hari ke depan," tulis Musk, dikutip dari Reuters, Sabtu 22 Februari 2026.

Selain menghadirkan model yang lebih murah, Tesla juga memangkas harga Cyberbeast dari 114.990 Dolar AS (Rp1,9 miliar) menjadi 99.990 Dolar AS (Rp1,6 miliar). Bersamaan dengan pemotongan harga ini, perusahaan tampaknya menghentikan “Luxe Package” yang sebelumnya mencakup fitur Supervised Full Self-Driving dan akses gratis ke jaringan Supercharger. Paket tersebut diperkenalkan pada Agustus lalu ketika Tesla menaikkan harga pikap tersebut.

Sejak awal diperkenalkan, Cybertruck digadang-gadang Musk sebagai pesaing futuristik bagi pikap konvensional dari pabrikan lama seperti Ford Motor Company. Namun dalam perjalanannya, kendaraan ini sempat dihantam sejumlah penarikan kembali (recall) dan persoalan kontrol kualitas, yang membuat sebagian calon pembeli berpikir ulang. Penjualan yang melambat juga diwarnai kabar mundurnya kepala program Cybertruck, Siddhant Awasthi, pada November tahun lalu.

Di saat yang sama, pasar kendaraan listrik secara umum sedang melambat, terutama setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mengakhiri kredit pajak federal sebesar 7.500 Dolar AS pada September lalu. Kebijakan tersebut mengurangi insentif bagi konsumen untuk membeli mobil listrik.

Pemangkasan harga kini menjadi bagian penting dari strategi Tesla pada 2026 untuk menarik pembeli yang lebih sensitif terhadap harga. Namun analis mengingatkan, semakin besar porsi kendaraan berharga lebih rendah dapat menekan margin keuntungan, kecuali Tesla mampu menekan biaya produksi atau meningkatkan pendapatan dari perangkat lunak dan layanan. 

Di tengah kondisi itu, Musk juga mulai mengarahkan Tesla ke bisnis robotika dan teknologi swakemudi, bahkan berencana menghentikan produksi Model S dan Model X guna memberi ruang bagi pengembangan robot humanoid di pabrik California.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya