Berita

Presiden RI Prabowo Subianto saat melakukan pertemuan dengan 12 CEO raksasa investasi dunia di Washington DC. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Global: “Indonesia Tak Lagi Tidur”

SABTU, 21 FEBRUARI 2026 | 12:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan 12 CEO raksasa investasi dunia di Washington DC, Jumat, 21 Februari 2026. 

Forum ini mempertemukan Prabowo dengan pengelola dana beraset jumbo. CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan total dana kelolaan (AUM) dari seluruh institusi yang hadir mencapai sekitar 16 triliun Dolar AS.

Dalam forum tersebut, Prabowo memaparkan peta jalan ekonomi Indonesia, mulai dari penguatan stabilitas politik, konsistensi kebijakan, hingga upaya memperdalam pasar keuangan domestik.


“Diskusinya tadi cukup panjang, hampir dua jam, padahal awalnya diperkirakan hanya satu jam. Diskusinya very fruitful, very productive,” ujar Rosan.

Selain forum utama, dialog juga berlangsung secara one-on-one. Dalam sesi tersebut, para investor menekankan pentingnya kepastian hukum, rule of law, konsistensi regulasi, serta manajemen risiko yang terukur. Mereka juga memberikan apresiasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah selama ini.

“Mereka menyatakan dan memuji kebijakan-kebijakan Bapak Presiden yang membuat mereka sekarang melihat Indonesia lebih besar,” tambah Rosan.

Prabowo menegaskan perubahan posisi Indonesia di mata dunia:

“Selama ini mungkin Indonesia dikenal sebagai a sleeping giant, tapi we’re not sleeping anymore. Now is time kita bangun dan bersama-sama mengembangkan serta meningkatkan perekonomian di Indonesia,” ujar Rosan mengutip pernyataan Prabowo.

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, menyebut minat investor tidak hanya sebatas komitmen modal. Beberapa pihak bahkan membuka peluang membangun kehadiran langsung di Indonesia sebagai bentuk kemitraan jangka panjang.

“Karena bahasa mereka boots on the ground itu sangat penting, dan mereka sangat apresiasi Bapak Presiden bisa menerima mereka semua,” ujar Pandu.

Sektor yang dibahas mencakup energi transisi, infrastruktur, teknologi, kecerdasan buatan, hingga ekonomi digital. Beberapa diskusi sudah memasuki tahap lanjutan.

“Mereka sangat menghargai fokus Bapak Presiden pada penguatan sistem hukum, kepastian hukum, dan juga pembentukan Danantara yang Bapak Presiden inisiasikan,” tutup Pandu.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya