Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Survei BPS: Gaji Pekerja Lulusan SD 2,2 Juta

SABTU, 21 FEBRUARI 2026 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pendidikan masih menjadi faktor utama yang menentukan besaran pendapatan pekerja di Indonesia. 

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya korelasi kuat antara jenjang pendidikan dan rata-rata upah yang diterima setiap bulan.

Pada November 2025, rata-rata upah buruh nasional tercatat sebesar Rp3,33 juta per bulan. Namun, angka tersebut menyimpan perbedaan signifikan jika dilihat berdasarkan latar belakang pendidikan.


Pekerja dengan pendidikan tinggi, mulai dari Diploma IV hingga Strata 3, mencatatkan rata-rata gaji Rp4,63 juta per bulan. Lulusan Diploma I hingga Diploma III menyusul dengan rata-rata Rp4,53 juta.

Sebaliknya, pekerja lulusan SMA dan SMK memperoleh pendapatan di kisaran Rp3,2 juta hingga Rp3,4 juta per bulan. Angka ini terus menurun pada jenjang pendidikan yang lebih rendah: lulusan SMP rata-rata menerima Rp2,5 juta, sementara lulusan SD hanya sekitar Rp2,2 juta per bulan.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin besar peluang memperoleh penghasilan yang lebih baik. Selisih pendapatan antara lulusan SD dan sarjana bahkan bisa mencapai lebih dari Rp2 juta setiap bulan.

Meski demikian, tenaga kerja berpendidikan tinggi masih tergolong minoritas. Dari total angkatan kerja 155,27 juta orang, sebanyak 147,91 juta telah bekerja hingga akhir 2025, namun hanya sekitar 13,01 persen yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi.

Komposisi pekerja juga didominasi oleh pekerja penuh waktu sebanyak 100,497 juta orang, diikuti pekerja paruh waktu 35,858 juta orang, serta 11,558 juta orang yang tergolong setengah pengangguran.

Data ini menegaskan bahwa investasi pada pendidikan bukan hanya berdampak pada peningkatan kompetensi, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan. Di tengah tantangan biaya hidup yang terus meningkat, pendidikan tetap menjadi salah satu kunci utama untuk membuka akses pada pendapatan yang lebih tinggi dan peluang kerja yang lebih baik.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya