Berita

Komoditi pangan di salah satu pasar tradisional di Kota Medan. (Foto: RMOLSumut)

Bisnis

Tingginya Permintaan Konsumsi Saat Ramadan Jangan Sampai Picu Inflasi

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 14:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tingginya permintaan konsumsi di bulan Ramadan dan momen Idulfitri harus disiasati pemerintah agar tidak menjadi masalah. 

Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, menyebut, salah satu yang harus dijaga adalah rantai pasok dan harga bahan baku yang stabil.

“Tingginya konsumsi masyarakat menyebabkan naiknya permintaan atas bahan baku seperti tepung, daging, susu, minyak goreng, dan lain-lain. Para pelaku UMKM sangat berkepentingan atas hal ini," kata Hendry Munief lewat keterangan resminya, Jumat, 20 Februari 2026. 


"Maka kita harapkan pemerintah terus mengontrol, mengawasi, dan mencarikan solusi atas potensi persoalan ketersediaan bahan baku, bahkan harganya,” sambung politikus PKS itu.

Ia berharap besarnya potensi konsumsi masyarakat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menggerek pertumbuhan ekonomi. Jangan sampai ketidaksiapan pemerintah nantinya akan mengganggu kestabilan ekonomi yang diharapkan.

“Jangan sampai inflasi dan deflasi terjadi. Masyarakat menahan untuk berbelanja karena harga kebutuhan yang melambung tinggi. Kenaikan sewajarnya dapat dimaklumi oleh konsumen karena memang momentum memaksa hal itu terjadi,” jelas Hendry Munief.

Karena itu, ia mendorong pemerintah bergerak cepat dan terukur agar momentum Ramadan dan Idulfitri benar-benar menjadi penggerak ekonomi nasional, bukan justru memicu gejolak harga. 

Sinergi antarkementerian, pengawasan distribusi, serta keberpihakan kepada pelaku UMKM harus diperkuat agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi dapat terdongkrak secara optimal.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya