Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera. (Foto: Dok. BKSAP DPR)

Politik

DPR Soroti Pembatasan Jam Warung Ramadan di Tangerang

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 10:21 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kebijakan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang membatasi jam operasional warung makan selama Ramadan 1447 Hijriah mendapat sorotan dari DPR RI. 

Sebelumnya, Pemkab Tangerang menetapkan pembatasan jam operasional tempat usaha selama Ramadan melalui surat edaran yang disepakati bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang. Kebijakan itu disebut rutin diterapkan setiap tahun.

Dalam surat edaran tersebut, rumah makan hanya diperbolehkan beroperasi mulai pukul 16.00 hingga 04.00 WIB. Artinya, warung makan tidak diizinkan buka pada siang hari selama Ramadan.


Pemerintah daerah menyatakan pembatasan itu bertujuan menjaga ketertiban dan suasana kondusif selama bulan puasa. 

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, mengatakan pembatasan tersebut memang bertujuan menjaga kekhusyukan Ramadan. Namun, ia mengingatkan agar implementasinya tidak menimbulkan kesan membatasi hak kelompok tertentu. 

"Niatnya baik. Tapi bisa diatur dengan tirai dan tidak ganggu yang puasa. Banyak warga, baik yang non-muslim atau muslim tapi berhalangan berpuasa, mesti juga dipikirkan," kata Mardani dalam keterangannya, Jumat, 20 Februari 2026. 

Ia menekankan bahwa ajaran Islam tidak dimaksudkan untuk menyulitkan masyarakat. 

"Islam itu agama rahmatan lil alamin. Ibadah Puasa mesti memberi kemudahan dan permaafan," katanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya