Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pendapatan Adira Finance Tumbuh Tipis, Tekanan Beban Operasional

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 09:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan pembiayaan, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), mempublikasikan laporan keuangan tahunan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025 dengan catatan kinerja yang cukup menantang. 

Berdasarkan data yang dirilis di Bursa Efek Indonesia, emiten ini mencatatkan pertumbuhan pendapatan tipis sebesar 2,9 persen menjadi Rp12,13 triliun dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,79 triliun. 

Penggerak pertumbuhan ini masih bersandar pada sektor pembiayaan konsumen yang menyumbang Rp7,56 triliun, disusul oleh margin murabahah senilai Rp1,71 triliun dan sektor sewa pembiayaan sebesar Rp421,5 miliar.


Namun, kenaikan pendapatan tersebut tidak cukup kuat untuk menahan tekanan dari sisi beban operasional yang membengkak lebih tinggi sebesar 6,7 persen menjadi Rp10,14 triliun. 

Peningkatan biaya ini terutama dipicu oleh naiknya alokasi gaji dan tunjangan menjadi Rp3,34 triliun, serta beban umum dan administrasi yang menyentuh angka Rp1,98 triliun. Meski perusahaan telah melakukan efisiensi dengan menekan beban bunga dan keuangan menjadi Rp1,37 triliun serta menurunkan penyisihan kerugian nilai menjadi Rp1,81 triliun, kenaikan biaya internal tetap menggerus laba sebelum pajak perusahaan menjadi Rp1,99 triliun.

Kondisi tersebut akhirnya berdampak pada laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, di mana Adira Finance mencatatkan angka Rp1,54 triliun pada tahun 2025. 

Perolehan ini mencerminkan penurunan sebesar 14,7 persen dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang mencapai Rp1,81 triliun, yang secara otomatis menyeret Laba Per Saham Dasar (EPS) turun dari Rp1.538 menjadi Rp1.253 per lembar.

Walaupun laba bersih mengalami penyusutan, perusahaan menunjukkan pemulihan pada pos penghasilan komprehensif lain berkat hasil positif dari pengukuran kembali program imbalan pasca-kerja sebesar Rp41,5 miliar, sehingga total penghasilan komprehensif tahun berjalan tercatat tetap solid di angka Rp1,56 triliun.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya