Berita

Analis politik Nurul Fatta. (Foto: Dok pribadi)

Politik

Dukungan Prabowo Dua Periode Bukan Berarti Tahun Politik Datang Lebih Cepat

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 09:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Analis politik Nurul Fatta menilai dinamika politik nasional mulai menghangat lebih cepat dari biasanya. Hal itu ditandai dengan banjir dukungan terhadap Prabowo Subianto untuk dua periode yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari elite partai politik, tokoh publik, hingga relawan.

Menurut Fatta, derasnya dukungan tersebut menjadi sinyal bahwa atmosfer menuju kontestasi politik berikutnya sudah mulai terasa, meskipun tahapan resmi pemilu masih cukup jauh.

Namun di sisi lain, ia memandang momentum ini justru bisa dimanfaatkan partai politik untuk membangun politik lintas musim. 


“Publisitas politik yang dilakukan lebih awal tidak harus berarti mempercepat kontestasi tahun politik, tapi untuk mempertebal kehadiran parpol saja, agar mendapat penguatan akar-akar elektoral,” ujarnya kepada RMOL, Jumat, 20 Februari 2026.

Dia menegaskan, politik tidak boleh hanya muncul setiap lima tahun sekali saat pemilu tiba. Justru di luar musim elektoral, kualitas dan konsistensi partai politik benar-benar diuji.

Ia menambahkan, jika partai menjalankan peran tersebut secara serius dan konsisten, publik akan memiliki ruang yang lebih matang untuk menilai kinerja dan intensitas politik masing-masing partai.

“Mana partai yang memiliki intensitas politik lebih kuat, dan mana yang hanya aktif ketika siklus elektoral mulai dekat," jelasnya. 

"Ini kan bukan soal dukung-mendukung dalam kontestasi tahun-tahun yang akan datang, tugas parpol konsisten dalam memastikan kekuasaan tetap bekerja untuk rakyat, kan begitu,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya