Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 07:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa terpaksa mengakhiri tren positifnya pada perdagangan Kamis 19 Februari 2026 waktu setempat  setelah mundur dari level tertinggi sepanjang masa. 

Penurunan ini dipicu oleh rilis kinerja emiten raksasa yang tidak seragam. 

Indeks pan-Eropa STOXX 600 melemah 0,53 persen ke posisi 625,33, diikuti oleh koreksi pada bursa-bursa utama seperti DAX Jerman, FTSE 100 Inggris, dan CAC Prancis.


Indeks DAX Jerman menyusut 0,93 persen atau 234,64 poin menjadi 25.043,57. FTSE 100 Inggris berkurang 0,55 persen atau 59,14 poin ke posisi 10.627,04.

CAC Prancis melemah 0,36 persen atau 30,25 poin menjadi 8.398,78.

Sektor manufaktur dan pertambangan menjadi beban utama pasar; saham Airbus anjlok 6,8 persen akibat pemangkasan target produksi jet, sementara saham Rio Tinto merosot 3,7 persen menyusul laporan laba tahunan yang mengecewakan akibat rendahnya harga bijih besi. 

Di saat yang sama, sektor utilitas juga tertekan hebat setelah kebijakan pajak baru di Italia dan peringatan penurunan laba dari pemilik British Gas, Centrica.

Meski mayoritas sektor memerah, saham energi justru mampu menguat 0,9 persen berkat kenaikan harga minyak di tengah ketegangan geopolitik Timur Tengah. 

Kejutan positif juga datang dari Nestle yang sahamnya melonjak 3,9 persen setelah pertumbuhan penjualannya melampaui ekspektasi pasar, serta Orange yang melesat ke level tertinggi dalam 16 tahun. 

Secara keseluruhan, meski pasar terkoreksi, proyeksi laba kuartalan emiten Eropa menunjukkan sinyal perbaikan yang lebih baik dibandingkan estimasi awal bulan ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya