Berita

Ilustrasi (Foto: (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menyambut Ramadhan dan Idulfitri 1447 H/2026 M, Bank Indonesia (BI) kembali memperkuat layanan penukaran uang tunai bagi masyarakat. 

Melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (Serambi) tahun ini, BI membawa kabar gembira dengan menaikkan batas maksimal penukaran menjadi Rp 5,3 juta per paket.

Peningkatan ini dilakukan untuk merespons antusiasme dan kebutuhan dana tunai yang biasanya melonjak menjelang Lebaran. Deputi Gubernur BI, Ricky Perdana Gozali, memberikan rinciannya dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) secara daring:


“Tentunya yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat adalah kami meningkatkan paket penukaran yang tadinya satu paket Rp 4,3 juta menjadi Rp 5,3 juta per paket. Jadi masyarakat bisa melakukan penukaran lebih besar lagi dan jumlah paket yang lebih banyak lagi dengan peningkatan 86 persen, hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu,” ujar Ricky di Jakarta pada Kamis 19 Februari 2025. 

Program Serambi 2026 ini menandai tahun kelima sinergi antara BI dan industri perbankan. Keputusan untuk menambah ketersediaan uang tunai didasari oleh proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 yang lebih kuat, sehingga peredaran uang di masyarakat diperkirakan bakal lebih masif.

Untuk mendukung hal tersebut, BI telah menyiapkan dana yang cukup besar. Ricky menjelaskan:

“Oleh sebab itu, kami melakukan peningkatan sekitar 15 persen untuk penukaran uang di masyarakat. Sekitar Rp 185,6 triliun kami siapkan untuk penukaran di seluruh Indonesia yang dilakukan oleh seluruh kantor perwakilan BI bekerja sama dengan perbankan.”

Selain nilai paket yang bertambah, BI juga memperluas aksesibilitas melalui 2.800 titik penukaran di seluruh wilayah Indonesia serta 8.700 layanan operasional yang tersebar di berbagai kanal.

Masyarakat dapat menukarkan uang di kantor bank umum, armada kas keliling, hingga layanan terpadu di pusat aktivitas warga dan tempat ibadah.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya