Berita

Presiden Prabowo Subianto di KTT perdana Board of Peace di Washington (Foto: Al Jazeera)

Global

Indonesia Resmi Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Gaza

JUMAT, 20 FEBRUARI 2026 | 00:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia resmi dipercaya menduduki posisi Wakil Komandan International Stabilization Force (ISF) atau Pasukan Stabilisasi Gaza dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Washington DC, Kamis, 19 Februari 2026. 

Pengumuman penunjukan Indonesia disampaikan langsung oleh Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers. 

Dalam pemaparannya, Jasper menjelaskan bahwa Indonesia telah menerima tawaran posisi Wakil Komandan di ISF. 


“Saya ingin mengumumkan bahwa saya telah menawarkan, dan Indonesia telah menerima, posisi Wakil Komandan untuk ISF. Dengan langkah-langkah awal ini, kita akan membantu menghadirkan keamanan yang dibutuhkan Gaza demi kemakmuran masa depan dan perdamaian yang langgeng,” kata Jasper.

Ia menegaskan, ISF akan berfokus pada stabilisasi situasi agar pemerintahan sipil di Gaza dapat berjalan efektif. 

Mandat pasukan ini bukan untuk konfrontasi, melainkan mengawasi gencatan senjata dan memastikan stabilitas keamanan sebagai fondasi rekonstruksi.

Sebagai bagian dari kontribusi konkret, Indonesia akan mengirimkan 8.000 personel TNI untuk terlibat dalam misi ISF. 

Pasukan yang diberangkatkan akan menjalankan tugas non-tempur, termasuk misi kemanusiaan, medis, serta dukungan rekonstruksi infrastruktur.

Dalam forum BoP tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace didorong oleh komitmen tulus untuk perdamaian. 

“Indonesia sepenuhnya setuju dan berkomitmen penuh terhadap rencana ini. Itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace. Kami berkomitmen untuk keberhasilannya. Kami tahu akan ada banyak hambatan dan kesulitan, tetapi kami sangat optimistis,” tegas Prabowo.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya