Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo: Fondasi Ekonomi RI Kuat, Tak Pernah Gagal Bayar Utang

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 15:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia berada dalam kondisi kuat dan terkelola dengan bijaksana. 

Dalam pidatonya di acara Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu, 18 Februari 2026, Prabowo memaparkan rekam jejak disiplin fiskal Indonesia yang tidak pernah mengalami gagal bayar utang. 

“Saya rasa kawasan ini, bahkan dunia, kini mengakui bahwa kami memiliki fondasi ekonomi yang kuat. Kami telah mengelola ekonomi kami dengan bijaksana selama bertahun-tahun. Kami tidak pernah gagal bayar (default), sekalipun dalam sejarah kami. Kami tidak pernah gagal membayar utang kami," ungkapnya. 


Dia menyampaikan bahwa tradisi Indonesia adalah menjaga dan menghormati kewajiban negara, termasuk memastikan setiap pemerintahan tetap membayar utang yang diwariskan pemerintahan sebelumnya meski berbeda kepentingan politik.

"Tradisi dalam masyarakat kami adalah menghormati kewajiban kami," tegas Presiden RI.

Lebih lanjut, Prabowo mengakui bahwa Indonesia memiliki masalah luar biasa yang harus diatasi. Banyak rakyat yang masih hidup dalam kemiskinan, menghadapi kelaparan, dan anak-anak yang mengalami malnutrisi. 

Menurutnya, keberanian mengakui kelemahan menjadi langkah awal untuk memperkuat fondasi negara. Ia bertekad membangun tata kelola yang lebih efisien dan profesional. 

“Kami mengakui kelemahan kami. Kami bertekad untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efisien. Kami bertekad untuk mewujudkan tata kelola yang baik," ucap Prabowo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya