Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Sebut RI Teman Sejati AS Meski Non-Blok

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 13:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan Indonesia merupakan teman sejati Amerika Serikat, meski memiliki tradisi politik luar negeri non-blok. 

Hal itu disampaikan Presiden dalam Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu, 18 Februari 2026.

Di hadapan para pelaku usaha dan pemimpin industri Amerika, Prabowo mengakui bahwa Indonesia memiliki tradisi politik luar negeri non-blok. Namun perbedaan tersebut tidak menghalangi kedekatan dan komitmen persahabatan kedua negara. 


“Kami selalu mencoba meyakinkan Amerika Serikat bahwa Indonesia adalah teman sejati, meskipun secara politik kami memiliki tradisi politik luar negeri non-blok," tegasnya. 

Lebih lanjut, Kepala Negara menegaskan bahwa politik non-blok bukan berarti menjaga jarak, melainkan menghormati semua kekuatan besar dunia. 

“Itulah tradisi kebijakan luar negeri kami. Kami mengambil posisi yang sangat menghormati semua kekuatan besar. Kami menghargai persahabatan dengan semua bangsa," kata Prabowo.

Lebih lanjut Presiden RI menyampaikan optimisme terhadap masa depan hubungan bilateral kedua negara. Ia menekankan bahwa kedekatan RI-AS dibangun di atas fondasi sejarah panjang, termasuk dukungan Washington pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Pengalaman sejarah tersebut menjadi alasan kuat bagi Indonesia untuk menghargai persahabatan yang telah terjalin lama. Prabowo menilai AS hadir membantu Indonesia di masa-masa kritis, bukan sekadar saat kondisi menguntungkan.

“Sepanjang sejarah awal bangsa kami, kami selalu melihat Amerika Serikat membantu kami di masa-masa kritis. Hal ini menunjukkan bagaimana kami, setidaknya para pemimpin Indonesia saat ini, selalu berusaha mengajarkan generasi muda untuk tidak pernah melupakan teman-teman yang telah menemani di saat-saat sulit," kata dia.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya