Berita

Ilustrasi. (Foto: Artificial Intelligence)

Politik

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 12:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi sangat menghindari pembuktian ijazah Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) -- yang diklaimnya asli -- di pengadilan.

Demikian dikatakan peneliti politik dan media Buni Yani melalui akun Facebook pribadinya, dikutip Kamis 19 Februari 2026.

"Yang paling dihindari Jokowi adalah pembuktian ijazahnya di pengadilan. Dia akan sekuat tenaga membelokkan hal ini," tulis Buni Yani.


Unggahan Buni Yani ini merespons pernyataan Roy Suryo saat bersaksi dalam persidangan gugatan citizen lawsuit di Pengadilan Negeri Surakarta, Jawa Tengah pada Rabu 18 Februari 2026.

Roy Suryo menyoroti absennya berkas asli ijazah Jokowi dalam persidangan gugatan citizen lawsuit.

Ia menyebut bahwa selama proses perkara berlangsung, dirinya belum pernah diperlihatkan dokumen asli ijazah tersebut, baik dalam kapasitasnya sebagai ahli maupun di forum resmi persidangan.

Roy menilai bahwa narasi atau pernyataan lisan tidak cukup untuk membuktikan keaslian dokumen. Ia menegaskan bahwa ijazah asli seharusnya dapat dihadirkan untuk dibandingkan secara langsung dengan dokumen yang dipersoalkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya