Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo di AS Pamer Tutup 1.000 Tambang Ilegal

KAMIS, 19 FEBRUARI 2026 | 12:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan langkah tegas memberantas praktik pertambangan ilegal saat menghadiri Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu, 18 Februari 2026.

Di hadapan para pelaku usaha AS, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum dan menciptakan kepastian bagi dunia usaha.

Dalam pidatonya, Prabowo mengakui Indonesia masih menghadapi berbagai persoalan struktural, mulai dari korupsi hingga aktivitas ekonomi ilegal. 


Namun, ia menekankan bahwa pemerintahannya memilih menghadapi persoalan tersebut secara langsung. Di antaranya dengan menutup 1.000 tambang ilegal dan menyita 4 juta hektare lahan dari perusahaan pelanggar hukum. 

“Kami menangani masalah secara langsung. Kami menegakkan hukum, kami berupaya menciptakan suasana kepastian dalam proses hukum,” tegasnya.

Menurut Prabowo, konsistensi penegakan hukum tersebut akan berdampak positif terhadap stabilitas nasional dan iklim investasi. 

Pengalamannya berinvestasi di luar negeri memberinya pemahaman mendalam terhadap kekhawatiran pelaku usaha asing. 

“Kami pernah berada di Kazakhstan (bekas Uni Soviet), kami juga ada di Azerbaijan. Jadi, kami memahami kekhawatiran korporasi dan bisnis asing. Dan saya rasa saya bangga bisa mengatakan bahwa saya memiliki teman-teman di sini, teman-teman lama, bukan?" kata dia. 

Menutup sambutannya, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia dalam melindungi investor dan menjunjung tinggi kontrak bisnis. 

“Saya rasa ini akan membuktikan tradisi orang Indonesia yang menyambut orang asing sebagai tamu, itulah tradisi kami. Semua tamu kami anggap harus dilindungi,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya