Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Dolar AS Lagi Kuat, Intip Pergerakannya Terhadap Mata Uang Dunia

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 09:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pada perdagangan Selasa sore 17 Februari 2026 atau Rabu dini hari WIB, terpantau menguat tipis. Kenaikan ini dipicu oleh ketidakpastian seputar pembicaraan nuklir antara AS dan Iran, yang membuat investor cenderung berhati-hati.

Sebagai dampaknya, banyak investor beralih ke aset yang lebih aman (safe haven). Hal ini menyebabkan permintaan obligasi meningkat sehingga imbal hasil US Treasury 10 tahun turun ke level 4,054 persen. 

Saat ini, para pelaku pasar juga sedang bersiap mengantisipasi rilis risalah rapat The Fed serta berbagai data ekonomi penting yang akan keluar pekan ini.


Secara keseluruhan, Indeks Dolar AS (DXY) naik tipis 0,05 persen ke posisi 97,15. 

Berikut adalah detail pergerakannya terhadap mata uang dunia lainnya:

Memasukin Selasa sore hari di waktu New York, Euro bergerak sangat stabil dengan penguatan yang sangat tipis 0,01 persen di level 1,1856. Di sisi lain, Poundsterling justru melemah ke level 1,3569 tertekan oleh naiknya angka pengangguran di Inggris dan isu pemangkasan suku bunga oleh Bank of England.

Dolar AS menguat terhadap Yen Jepang, naik 0,04 persen ke posisi 153,25. 

Terhadap mata uang China, Dolar juga menguat ke level 6,9048 Yuan. Namun, khusus terhadap Dolar Australia, posisi Dolar AS justru mengalami pelemahan.

Rabu Dini hari WIB, Rupiah di pasar mata uang new York melemah 0,08 persen terhadap Dolar AS, sehingga posisinya berada di level Rp16.837.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya