Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Sepi Peminat, Harga Emas Dunia Terjun Bebas

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 07:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia di bursa COMEX New York mengalami koreksi tajam lebih dari 2 persen pada perdagangan Selasa 17 Februari 2026 waktu setempat. Kilau logam mulia meredup seiring berkurangnya minat investor terhadap aset safe-haven akibat sinyal positif dari meja diplomasi global.

Emas Spot anjlok 2,2 persen ke level 4.884,46 Dolar AS per ons. Sementara emas berjangka (AS) merosot 2,8 persen ke posisi 4.905,90 Dolar AS per ons.

Ketegangan global mulai mendingin setelah Iran dan Amerika Serikat mencapai kesepahaman prinsip terkait nuklir. Selain itu, dimulainya perundingan damai Rusia-Ukraina di Jenewa mengurangi kecemasan pasar, sehingga investor mulai meninggalkan aset lindung nilai.


Indeks Dolar (DXY) yang menguat 0,3 persen membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain. Tanpa katalis positif baru, emas kehilangan tenaga untuk mempertahankan bull market.

Aktivitas perdagangan di pasar Asia cenderung rendah karena libur Tahun Baru Imlek. Pusat-pusat emas dunia seperti China, Hong Kong, dan Singapura melandai.

Investor kini sedang dalam mode wait and see menantikan dua data krusial dari Amerika Serikat seperti Risalah rapat Federal Reserve (The Fed) dan  data inflasi PCE untuk mengintip arah suku bunga.

Pasar memprediksi pemangkasan suku bunga pertama tahun 2026 baru akan terjadi pada bulan Juni. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil, daya tarik emas sangat bergantung pada prospek suku bunga rendah tersebut.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Pidato Berapi-api Jokowi di Rakernas PSI Diramalkan Jadi yang Terakhir

Minggu, 08 Februari 2026 | 02:33

UPDATE

Bebas Aktif Tapi di Bawah Komando Trump

Rabu, 18 Februari 2026 | 05:50

Prabowo Mirip Soeharto Tidak Mau Dispekulasikan Publik

Rabu, 18 Februari 2026 | 05:28

Belasan Siswa SMK Cedera Akibat Panggung Acara Perpisahan Ambruk

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:58

Modeling Budidaya Lobster di Batam Penuhi Kebutuhan Imlek

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:42

Polisi Lakukan Ekshumasi Selidiki Kematian Santri di Wonogiri

Rabu, 18 Februari 2026 | 04:21

Sate Maranggi Mbah Goen Hadirkan Sentuhan Budaya Sunda dan Wisata Alam

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:58

Green Jobs Class Solusi Atasi Masalah Sampah di Kota Bandung

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:36

TNI Gercep Atasi Sedimentasi di Perairan Aceh Tamiang

Rabu, 18 Februari 2026 | 03:19

Legislator PKB Minta Pemprov Hati-hati Terapkan Opsen Pajak Kendaraan

Rabu, 18 Februari 2026 | 02:59

Puluhan Warga Keracunan di Purworejo Tidak Terkait MBG

Rabu, 18 Februari 2026 | 02:33

Selengkapnya