Berita

Ilustrasi menu MBG. (Foto: RMOLLampung)

Nusantara

Puluhan Warga Keracunan di Purworejo Tidak Terkait MBG

RABU, 18 FEBRUARI 2026 | 02:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa kejadian puluhan warga yang mengalami gejala keracunan di Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, tidak berkaitan dengan Program Makan Bergizi (MBG). 

Berdasarkan hasil penelusuran awal, peristiwa tersebut terjadi setelah warga mengonsumsi makanan dari katering dalam acara kenduri/selamatan Ruwahan yang digelar secara mandiri oleh masyarakat pada Minggu, 15 Februari 2026.

Laporan kronologis menunjukkan bahwa makanan yang dikonsumsi warga berupa nasi kotak hasil pemesanan dari katering RM H. Dargo Purworejo. 


Menu yang disajikan antara lain nasi putih, sambal goreng tempe, sambal goreng ampela ati, perkedel kentang, ayam goreng, dan telur puyuh. Sehari setelah acara, sejumlah warga mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, dan pusing.

Beberapa warga menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat, sementara puluhan lainnya telah diperiksa dan dinyatakan membaik. Penanganan medis dilakukan oleh tenaga kesehatan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, termasuk pemantauan dan identifikasi awal terhadap dugaan sumber makanan.

Kepala Regional SPPI Jawa Tengah, Reza Mahendra, menegaskan bahwa informasi yang mengaitkan kejadian tersebut dengan SPPG BGN adalah tidak benar. 

“Kami telah melakukan penelusuran dan memastikan bahwa peristiwa ini tidak berasal dari SPPG milik BGN. Kegiatan tersebut merupakan acara kenduri masyarakat dengan konsumsi dari katering yang dipesan secara mandiri,” ujar Reza dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 17 Februari 2026.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. 

“Klarifikasi ini penting untuk meluruskan pemberitaan yang beredar. Kami mendukung proses investigasi oleh Dinas Kesehatan agar penyebabnya dapat dipastikan secara ilmiah dan transparan,” tambahnya.

BGN berharap informasi yang beredar di ruang publik kembali pada fakta yang sebenarnya, serta mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan akurasi dan kehati-hatian dalam menyampaikan informasi demi menjaga ketenangan dan kepercayaan masyarakat.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya