Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 Menanjak di Tengah Dinamika Geopolitik

SELASA, 17 FEBRUARI 2026 | 07:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa berhasil mengakhiri perdagangan awal pekan di zona hijau pada Senin 16 Februari 2026 waktu setempat. 

Perhatian kolektif para investor tertuju pada hasil krusial dari Konferensi Keamanan Munich yang memberikan sentimen beragam terhadap wajah geopolitik dan ekonomi Benua Biru.

Berdasarkan data CNBC International, indeks acuan STOXX Europe 600 terapresiasi 0,13 persen ke level 618,52. 


Sebagian besar bursa utama di kawasan ini pun menunjukkan performa positif. IBEX 35 Spanyol  menguat 0,99 persen menjadi 17.848,00.

FTSE 100 Inggris menguat 0,26 persen menjadi 10.473,69. CAC 40 Perancis menguat 0,06 persen menjadi 8.316,50. Sedangkan DAX Jerman turun 0,46 persen menjadi 24.800,91.

Isu otonomi strategis dan urgensi peningkatan belanja pertahanan menjadi motor penggerak pasar. Meskipun terdapat sinyal damai dari Menlu AS Marco Rubio, Kanselir Jerman Friedrich Merz justru memberikan pernyataan tajam mengenai keretakan hubungan transatlantik.

Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mematok target ambisius bagi masa depan negaranya dalam integrasi Eropa.

“Ukraina akan siap untuk bergabung dengan UE pada tahun 2027,” ujar Zelenskyy, seraya menekankan pentingnya klausul tanggal aksesi tersebut dalam perjanjian damai dengan Rusia.

Sektor Perbankan menguat. Saham NatWest Group menjadi primadona dengan lonjakan 4,7 persen. 

Sentimen positif ini didorong oleh peluncuran program buyback saham senilai 750 juta Poundsterling  aau sekiar sekitar 1,02 miliar Dolar AS. 

Sektor Teknologi justru merosot. Kabar kurang sedap datang dari raksasa perangkat lunak Perancis, Dassault Systemes yang sahamnya anjlok 10 persen bahkan sempat mengalami penghentian perdagangan (suspend) setelah AlphaValue memangkas peringkatnya menjadi Reduce. 

Hal ini dipicu oleh keraguan pasar terhadap momentum monetisasi AI perusahaan.

Sektor Pertambangan juga anjlok. Indeks Logam Industri dan Pertambangan FTSE melemah hampir 0,6 persen.  

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya