Berita

Ilustrasi, Hilal Awal Ramadan (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Jadwal dan Prediksi Awal Ramadan 2026 di Berbagai Negara

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 19:57 WIB | OLEH: TIFANI

Awal Ramadan di berbagai negara bisa berbeda setiap tahunnya. Hal ini terjadi karena penentuan 1 Ramadan dilakukan dengan metode yang tidak selalu sama, di mana dua cara yang paling umum digunakan adalah Rukyatul Hilal (pengamatan visual bulan sabit) dan Hisab (perhitungan astronomi).

Di Arab Saudi, awal bulan suci Ramadan 2026 diprediksi jatuh pada 18 Februari 2026 atau 19 Februari 2026, tergantung pada hasil pemantauan hilal. Sementara itu, sejumlah negara lain juga memiliki ketentuan masing-masing dalam menentukan awal Ramadan. 

Ada yang menetapkannya berdasarkan perhitungan astronomi yang sudah diprediksi jauh hari, namun ada pula yang tetap menunggu hasil pengamatan hilal secara lokal sesuai tradisi dan otoritas keagamaan di negara tersebut. Berikut penetapan dan prediksi awal Ramadan 1447 H di sejumlah negara.


1. Arab Saudi

Di Arab Saudi, awal bulan suci Ramadan 2026 diprediksi jatuh pada 18 Februari 2026 atau 19 Februari 2026, tergantung pada hasil pemantauan hilal. Pemerintah Arab Saudi biasanya mulai melakukan pengamatan bulan baru pada sore hari waktu setempat untuk memastikan apakah hilal terlihat atau tidak.

Jika Mahkamah Agung Arab Saudi menerima kesaksian tentang penampakan tersebut pada Selasa malam, mereka mungkin akan menetapkan Rabu sebagai hari pertama Ramadan. Namun, hal ini sangat tidak mungkin terjadi karena alasan yang telah disebutkan di atas.

2. Pakistan

Di Pakistan, Departemen Meteorologi Pakistan (PMD) menyebut bulan baru Ramadan 1447 H akan lahir pada 17 Februari pukul 17.01 waktu setempat (PST). Berdasarkan perhitungan astronomi, terdapat kemungkinan besar hilal akan terlihat pada malam 18 Februari, bertepatan dengan 29 Syakban. 

Namun, awal resmi Ramadan di Pakistan tetap menunggu konfirmasi dari otoritas keagamaan setempat.

3. Singapura

Singapura turut mengonfirmasi 19 Februari sebagai hari pertama Ramadan. Keputusan diambil setelah penilaian astronomi menyingkirkan kemungkinan terlihatnya bulan sabit pada malam pengamatan.

Dewan Agama Islam Singapura yang dipimpin Mufti Singapura menggunakan metode berbasis perhitungan dengan kriteria visibilitas lokal. Otoritas setempat menyebut bulan akan terbenam sebelum matahari pada Selasa, sehingga mustahil terlihat dari Singapura.

Singapura juga telah merilis jadwal imsakiyah resmi yang mencantumkan 19 Februari 2026 sebagai 1 Ramadan 1447 H.

4. Turki

Turki juga menetapkan 19 Februari 2026, sebagai awal Ramadan. Penetapan ini didasarkan pada perhitungan astronomi yang menyimpulkan hilal tidak mungkin terlihat pada waktu pengamatan sebelumnya.

Turki menggunakan data astronomi yang telah dihitung sebelumnya untuk menentukan awal seluruh bulan Hijriah. Bulan lunar baru dimulai jika pada hari ke-29 bulan tersebut dapat terlihat dengan mata telanjang atau teleskop di wilayah yang masih mengalami malam hari.

Kepresidenan Urusan Agama Turki menyatakan hasil perhitungannya menunjukkan hilal tidak mungkin terlihat pada 17 Februari di dunia Arab dan Islam serta Amerika. Hal itu menjadi dasar penetapan Kamis sebagai awal Ramadan.

5. Eropa

Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa (European Council for Fatwa and Research/ECFR) telah menetapkan bahwa 19 Februari, akan menjadi hari pertama Ramadan. ECFR mencatat bahwa meskipun kelahiran astronomis bulan terjadi pada 17 Februari, bulan tersebut tidak akan dapat dilihat pada malam itu baik dengan mata telanjang maupun melalui teleskop dan instrumen pengamatan.

6. Amerika Utara

Dewan Fiqh Amerika Utara (Fiqh Council of North America/FCNA) dan Masyarakat Islam Amerika Utara (Islamic Society of North America/ISNA), yang keduanya mengikuti perhitungan astronomi, telah secara resmi mengumumkan bahwa Ramadan akan dimulai pada 18 Februari 2026. Perhitungan mereka menyatakan bahwa, saat matahari terbenam di suatu tempat di bumi, elongasi bulan setidaknya harus 8 derajat, dan bulan harus berada setidaknya 5 derajat di atas cakrawala agar dapat terlihat.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya