Berita

Budayawan sekaligus ilmuwan senior, Mohamad Sobary. (Foto: Istimewa)

Politik

Siapa Pun yang Punya Nalar Pasti Kecewa pada Jokowi

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 19:04 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kekecewaan terhadap mantan Presiden Joko Widodo merupakan sikap wajar bagi siapa pun yang memiliki kewarasan nalar politik. 

Budayawan sekaligus ilmuwan senior Mohamad Sobary mengatakan dukungannya terhadap Jokowi di masa lalu lahir dari idealisme pribadi sebagai ilmuwan yang merindukan hadirnya presiden dari kalangan rakyat biasa.

Namun idealisme itu, menurutnya, tidak terwujud dalam praktik kekuasaan. 


"Kecewa pasti. Kecewa sama Pak Jokowi pasti. Siapapun yang punya kewarasan nalar politik, kecewa," ujar Sobary dalam pernyataannya yang ditayangkan di kanal YouTube Forum Keadilan, Senin, 16 Februari 2026. 

Ia menilai Jokowi pada awalnya merepresentasikan harapan besar banyak intelektual dan rakyat kecil karena latar belakangnya yang sederhana.

Sobary menyebut dukungannya kala itu sebagai bentuk pengorbanan idealisme intelektual yang ia 'persembahkan' sepenuhnya. Namun, ia mengaku merasa dikhianati secara politik. 

Diketahui, Sobary hadir sebagai saksi meringankan bagi Roy Suryo dan rekan-rekannya dalam perkara dugaan ijazah palsu Jokowi di Polda Metro Jaya, Kamis, 12 Februari 2026. 

Menurutnya, persoalan utama Jokowi terletak pada keterbatasan nalar politik dan wawasan kepemimpinan sebagai kepala negara. 

"Beliau menipu berjuta-juta rakyat Indonesia," kata Sobary.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya