Berita

Minibus B1676 VAA dihantam Kereta Api Putri Deli hingga terseret dan terpental sekitar 15 meter di Jalan Budi Utomo, Kisaran, Kabupaten Asahan. (Foto: Istimewa)

Nusantara

KA Putri Deli Seruduk Minibus, Dua Bocah Meninggal

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 13:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebuah minibus B1676 VAA yang ditumpangi satu keluarga dihantam Kereta Api Putri Deli hingga terseret dan terpental sekitar 15 meter dari titik benturan di perlintasan rel tanpa palang pintu di Jalan Budi Utomo, Kisaran, Kabupaten Asahan, Minggu siang, 15 Februari 2026.

Dua penumpang anak-anak tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara sang kakek yang mengemudikan kendaraan dalam kondisi kritis dengan luka berat di bagian kepala dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Informasi di lapangan menyebutkan, minibus datang dari arah Desa Pasar Lima menuju Siumbut-umbut. Saat melintas di rel, kendaraan tetap melaju meski kereta sudah mendekat. 


Penjaga perlintasan swadaya disebut telah berteriak memberi peringatan, namun tabrakan tak terhindarkan.

“Dua anak meninggal dunia di TKP. Sopir yang juga kakek korban saat ini kritis dan sedang mendapat penanganan intensif,” ujar Petugas Polsuska Kisaran, Tri Rochmad dikutip dari RMOLSumut.

Menurutnya, dugaan awal kecelakaan terjadi karena pengemudi tidak mendengar peringatan penjaga rel. Benturan keras membuat mobil ringsek parah dan terpental belasan meter.

Unit Gakkum Satlantas Polres Asahan telah melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Bangkai minibus yang hancur dievakuasi ke Pos Lantas Katarina untuk kepentingan penyelidikan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya