Berita

Logo dan Tema Imlek Nasional 2026. (Foto: Kementerian Ekonomi Kreatif)

Publika

Kuda Lumping, Jimat Emas dan Kuda Menangis

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 05:50 WIB | OLEH: JIMMY H SIAHAAN

LOGO Imlek Nasional 2026 itu tampak menyerupai kuda lumping yang sedang melompat. Kuda itu berwarna dominan merah dengan kombinasi putih.

Kuda Lumping makna warna merah dan putih berasal dari bendera Indonesia. Sedangkan mata kuda berbentuk api bermakna semangat yang berkobar.

Dimulai dari merah putih di rambut kuda untuk mengingatkan kita bahwa mahkotanya kita itu adalah bendera merah putih. 


Lalu bergeser di matanya itu adalah matanya api. Api itu mengobarkan semangat dan kebetulan tahun ini adalah tahun kuda api." 

Tarian Kuda Lumping

Konon, Tari Kuda Lumping adalah tari kesurupan. Ada pula versi yang menyebutkan, bahwa tari kuda lumping menggambarkan kisah seorang pasukan pemuda cantik bergelar Jathil penunggang kuda putih berambut emas, berekor emas, serta memiliki sayap emas yang membantu pertempuran Kerajaan Bantarangin melawan pasukan penunggang babi hutan dari Kerajaan Lodaya pada serial legenda Reog abad ke-11.

Terlepas dari asal-usul dan nilai historisnya, Tari Kuda Lumping merefleksikan semangat heroisme dan aspek kemiliteran sebuah pasukan berkuda atau kavaleri.

Hal ini terlihat dari gerakan-gerakan ritmis, dinamis, dan agresif, melalui kibasan anyaman bambu, menirukan gerakan layaknya seekor kuda di tengah peperangan.

Sering kali dalam pertunjukan tari kuda lumping, juga menampilkan atraksi yang mempertontonkan kekuatan supranatural berbau magis, seperti atraksi mengunyah kaca, menyayat lengan dengan golok, membakar diri, berjalan di atas pecahan kaca, dan lain-lain. 

Mungkin, atraksi ini merefleksikan kekuatan supranatural yang pada zaman dahulu berkembang di lingkungan Kerajaan Jawa, dan merupakan aspek non militer yang dipergunakan untuk melawan pasukan Belanda.

Lagu Kuda Lumping

Lagu "Kuda Lumping" oleh Iwan Fals (bersama Swami) adalah kritik tajam terhadap elite penguasa korup dan penipu yang memanipulasi rakyat. 

Liriknya menggambarkan kekejaman politik dan perubahan zaman yang menggerus budaya lokal, di mana budaya asli dianggap "megap-megap" atau terpinggirkan akibat modernisasi yang tidak sehat. 

Lirik "Berdasi sutra pandai menipu, Membabi buta segala cara, Para penipu berkeliaran."

Makan tanah dan memperkosa fakta secara eksplisit menyindir para elit atau pejabat yang menyalahgunakan kekuasaan demi keuntungan pribadi dan menindas rakyat kecil.

Lagu ini menggambarkan kondisi di mana kebenaran diputarbalikkan, dan pihak berkuasa sering bersikap pengecut serta mencari kambing hitam.

Istilah "Kuda lumping megap-megap, Pelan-pelan ditelan zaman," menyiratkan kekhawatiran akan hilangnya nilai-nilai tradisional dan budaya lokal akibat arus modernisasi atau globalisasi. 

Lagu ini menyoroti kegelisahan atas tatanan masyarakat yang tidak beres, di mana penipu justru berkeliaran dengan bebas. 

Secara keseluruhan, lagu ini adalah cerminan kemarahan dan kegelisahan atas ketidakadilan yang terjadi di Indonesia.

Ramalan BaZi

RI Diprediksi Sarat Gejolak dan Kekacauan Tahun Kuda Api 2026 diprediksi membawa gejolak bagi Indonesia, dengan potensi konflik global, wabah penyakit, bencana alam, dan tekanan ekonomi. Masyarakat disarankan bersiap.

Konsultan BaZi Yorita Laksmi menyarankan masyarakat melakukan langkah antisipatif pada tahun kuda api. 

Pasalnya, dinamika global, terutama pada tiga bulan pertama tahun ini, berpotensi memberikan dampak signifikan bagi Indonesia. Dia menjabarkan selain penurunan harga logam mulia pada awal tahun kuda api, triwulan pertama, dunia akan dikejutkan dengan isu konflik yang menyeret banyak negara di dunia. 

Selain itu, perubahan kepemimpinan di Rusia dapat mempengaruhi stabilitas kawasan Eropa Timur. Tak hanya berhenti di perang, Yorita juga memperkirakan munculnya wabah penyakit baru sekitar April 2026. Apabila tidak diantisipasi dengan baik, kondisi tersebut berisiko memicu pembatasan aktivitas di sejumlah wilayah, termasuk kemungkinan imbauan vaksinasi. 

Dia menilai rangkaian peristiwa global tersebut akan turut menekan kondisi ekonomi domestik. 

Dalam perspektif BaZi, situasi ini berkaitan dengan munculnya energi Seven Killing (7K). “Energi ini membuat tatanan ekonomi, sosial, politik dan hukum dalam kekacauan,” ujarnya dalam pesan singkat kepada Bisnis, Selasa, 3 Februari 2026.

Selain faktor geopolitik dan kesehatan global, Yorita juga menyoroti potensi bencana alam di Tahun Kuda Api. 

Energi yang disebut piercing robe dan hook spirit menandakan perubahan besar pada tatanan tanah, yang dapat termanifestasi dalam bentuk gempa bumi, letusan gunung api, banjir bandang, atau tsunami.

Akibat bencana alam ini, menurutnya bisa membuat masyarakat kehilangan harta benda. 

Selain itu, membuat gagal panen atau terputusnya jaringan transportasi yang pada akhirnya membuat harga melambung tinggi. “Ketika harga melambung tinggi, maka daya beli masyarakat turun,” katanya. 

Tekanan biaya hidup yang meningkat, di tengah pendapatan riil masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah, yang tidak sepenuhnya mampu mengimbangi, dinilai akan memperkuat gejolak ekonomi. Yorita menambahkan, kondisi tersebut diperberat oleh tingginya pemutusan hubungan kerja (PHK) serta minimnya penciptaan lapangan kerja formal. 

Dia juga mengingatkan bahwa bencana alam berpotensi mengganggu infrastruktur vital, termasuk jaringan komunikasi, listrik, dan sistem perbankan. Yorita memprediksi wilayah yang berpotensi mengalami masalah komunikasi adalah wilayah Selatan dan Barat Daya. 

Dalam perhitungan BaZi, energi calamity dan Robert sha di wilayah tersebut sangat kuat. “Jika melihat peta Indonesia, maka wilayah tersebut adalah Pulau Bali, Pulau Jawa, dan Pulau Sumatra,” jelasnya. 

Sebelum semua terjadi, Yorita menyarankan agar masyarakat mempersiapkan diri dengan baik. 

Dia mengimbau agar masyarakat sebaiknya mencetak  semua aset di bank yang dimiliki sebagai bukti kepemilikan.  

“Siapkan lampu emergency atau penerangan, uang cash, makanan dan minuman, obat yang diperlukan, nomor penting dicatat di tempat yang mudah dijangkau,” tuturnya. 

Di sisi lain, Yorita memprediksi adanya restrukturisasi dalam pemerintahan guna menjaga efektivitas sistem negara di tengah tekanan. 

Perombakan tersebut bisa mencakup reshuffle kabinet maupun penataan ulang lembaga pendukung, termasuk kementerian yang berkaitan dengan telekomunikasi, kebudayaan, dan pariwisata. 

Meski memandang Februari sebagai periode yang penuh tantangan, Yorita menekankan pentingnya menjaga ketenangan batin. 

Dia menilai fase ini justru menjadi pengingat agar masyarakat tidak larut dalam kekhawatiran berlebihan. 

“Jadi, tidak perlu khawatir atau stress yang pada akhirnya hanya merusak hidup kita,” sebutnya. 

Dalam ilmu metafisika China atau BaZi, Tahun Kuda Api bukan sekadar simbol pergantian waktu, melainkan fase high intensity cycle yang membawa dinamika ekstrem. 

Energi api yang melekat pada elemen kuda disebut sangat dominan, sehingga mendorong percepatan perubahan di berbagai aspek kehidupan, mulai dari karier, usaha, hingga tatanan sosial dan ekonomi. 

Berbeda dengan kalender Masehi maupun perayaan Tahun Baru Imlek yang berbasis perhitungan bulan, Yorita menuturkan bahwa dalam perhitungan bazi, pergantian tahun mengikuti peredaran matahari. "Dengan demikian, Tahun Kuda Api secara metafisika dimulai pada 4 Februari 2026. 

Jimat Emas di China

Imlek 2026, Karakter Harry Potter Mendadak Jadi Simbol Hoki Tahun Kuda Api. Draco Malfoy dari serial Harry Potter telah menjadi simbol hoki tidak terduga di Tahun Baru Imlek ini.

Tom Felton berulang tahun, membuat timbul  aksinya, dalam Film Harry Potter. Draco Malfoy dari serial Harry Potter telah menjadi simbol hoki tidak terduga di Tahun Baru Imlek .

Mengapa wajah Draco Malfoy menjadi jimat keberuntungan Imlek 2026 di Tiongkok? Menjelang perayaan Imlek 2026, "jimat emas" telah menghiasi pintu rumah banyak warga Tiongkok. 

Alih-alih Kuda Api, surai itu menampilkan wajah Draco Malfoy dari serial Harry Potter, yang telah menjadi simbol hoki tidak terduga di Tahun Baru Imlek ini.

Melansir The Strait Times, Selasa, 3 Februari 2026, banyak netizen di platform media sosial Tiongkok, Douyin dan Xiaohongshu, telah mengunggah video diri mereka menempelkan selembar kertas merah berbentuk persegi dengan seringai khas Malfoy di pintu, dinding, bahkan kulkas mereka.

Nama Malfoy dalam bahasa Mandarin (ma er fu) mengandung karakter yang berarti kuda (ma) dan keberuntungan (fu). Ini juga merupakan permainan kata dari frasa ma lai fu, yang secara longgar diterjemahkan sebagai menyambut keberuntungan di Tahun Kuda.

Beberapa orang bahkan menempelkan poster Malfoy secara terbalik, meniru penempelan poster fu tradisional terbalik untuk melambangkan datangnya keberuntungan. 

Karakter tersebut, sebagaimana diketahui, diperankan aktor Inggris Tom Felton dalam serial film Harry Potter yang asli.

"Jimat Emas" tersebut dijual di e-commerce platform Tiongkok, Taobao, sementara orang-orang juga mencetak versi mereka sendiri. Fenomena ini telah menarik perhatian di lintas kanal media sosial lainnya, termasuk TikTok, X, dan Reddit.

Banyak penonton merasa terhibur dengan karakter tersebut, padahal ia dikenal sebagai penjahat dalam serial tersebut.

Kuda Menangis

Di sisi lain, berkah tidak terduga didapat penjual boneka di Kota Perdagangan Internasional Yiwu, pusat grosir terbesar di Tiongkok, jelang Imlek 2026. Itu karena boneka kuda menangis, sebutan bagi benda yang mendadak laris tersebut.

Boneka itu berbentuk kuda berwarna merah berbahan plush dengan mulut melengkung ke bawah, lonceng emas di lehernya, dan mata yang tampak menghindari tatapan orang yang melihatnya. Mainan itu menjadi viral di media sosial China, menyemarakkan Tahun Kuda Api yang jatuh pada Imlek mendatang.

Kelarisan boneka kuda ini disebut tidak terduga lantaran sebenarnya diproduksi secara tidak sengaja, yakni mulut kuda yang semestinya tersenyum malah menjadi cemberut. 

"Seorang pekerja secara tidak sengaja menjahit mulutnya terbalik," kata Zhang Huoqing, pemilik toko Happy Sister yang berbasis di Yiwu.

Zhang mengatakan, dia menawarkan pengembalian dana setelah menemukan kesalahan tersebut, tapi pelanggan tidak pernah mengembalikan mainan itu. Tidak lama kemudian, dia menemukan foto-foto mainan itu beredar online.

"Orang-orang bercanda bahwa kuda yang menangis itu menggambarkan penampilan seseorang saat bekerja, sementara yang tersenyum menggambarkan penampilan seseorang setelah bekerja," kata Zhang. Karena permintaan melonjak, ia memutuskan untuk terus membuat versi berwajah kuda menangis.

Beberapa pekerja kantoran muda di Tiongkok mengatakan, ekspresi muram kuda itu mencerminkan jam kerja panjang dan stres di tempat kerja mereka. 

Mereka memanfaatkan tren mainan 'jelek tapi imut' yang dipopulerkan dalam beberapa tahun terakhir oleh karakter seperti monster Labubu dari Pop Mart.

Saat ini, hampir setiap orang yang masuk ke toko meminta kuda yang menangis," kata Lou Zhenxian, seorang penjual mainan perayaan selama lebih dari 25 tahun.

*Penulis adalah Eksponen Gema 77/78


Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

UPDATE

Kelompok Rentan Lebih Diprioritaskan Menerima MBG Ketimbang Siswa

Senin, 16 Februari 2026 | 03:59

Panglima TNI: Latsitarda Nusantara ke-46 Cetak Kepemimpinan Humanis

Senin, 16 Februari 2026 | 03:42

Reklamasi di PPS Belawan Bikin Sulit Nelayan Tradisional

Senin, 16 Februari 2026 | 03:23

Prabowo dan Benteng Oligarki

Senin, 16 Februari 2026 | 02:59

Anggota Serikat Pekerja Ditekankan Punya Minimal Satu Sertifikat Keahlian

Senin, 16 Februari 2026 | 02:32

DPD Dorong MBG jadi Penopang Stabilitas Sosial dan Ekonomi

Senin, 16 Februari 2026 | 02:16

Rakornispen TNI 2026 Perkuat Silaturahmi Hadapi Perang Informasi

Senin, 16 Februari 2026 | 01:59

Kemala Run 2026 Bali Ajak Pelari Berdonasi untuk Korban Bencana

Senin, 16 Februari 2026 | 01:40

Dapur MBG Kagungan Ratu Berdayakan Kelompok Wanita Tani

Senin, 16 Februari 2026 | 01:20

Serius Bahas Ekonomi

Senin, 16 Februari 2026 | 00:58

Selengkapnya