Berita

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya. (Foto: RMOLLampung)

Nusantara

Gubernur Lampung Pamer Kesuksesan MBG kepada Menekraf

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 04:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya dalam dua agenda kunjungan kerja di Provinsi Lampung, Minggu, 15 Februari 2026.

Agenda pertama berlangsung pada kegiatan Pelatihan Juru Masak Bersama Master (Masamo) Tahun 2026 yang digelar Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI melalui Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain di SPPG Rajabasa 3, Kecamatan Rajabasa.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Lampung saat ini menjadi provinsi tercepat dan tertinggi secara persentase dalam pemenuhan infrastruktur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


“Saya laporkan, Lampung hari ini menjadi provinsi tercepat dan tertinggi secara persentase dalam pemenuhan pengadaan dapur MBG. Rasio kita sudah di atas 100 persen dari target,” ujar Mirza dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Senin, 16 Februari 2026.

Ia menjelaskan, program MBG di Lampung menyasar sekitar 2,7 juta penerima manfaat, mulai dari siswa TK hingga SMA, santri pondok pesantren, balita, hingga ibu hamil. Ketersediaan bahan baku pangan pun dipastikan aman karena Lampung merupakan daerah surplus.

“Sumber pangan Lampung luar biasa. Ayam surplus, telur surplus, beras dan sayuran juga surplus. Tidak ada cerita kekurangan bahan makanan,” tegasnya.

Namun demikian, Gubernur Lampung mengingatkan pentingnya menjaga kualitas rasa dan kreativitas dalam pengolahan makanan. Menurutnya, cita rasa menjadi faktor penting agar anak-anak menikmati makanan bergizi yang disediakan.

“Anak-anak itu nomor dua gizi, nomor satu enak dulu. Kalau tidak enak, mereka tidak mau makan. Saya ingin mereka lulus sekolah dengan kenangan bahwa makanan MBG itu enak dan membanggakan,” ujarnya.

Gubernur Mirza juga mengapresiasi langkah Kementerian Ekonomi Kreatif yang menghadirkan chef profesional untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dapur MBG. Ia berharap pelatihan ini menjadi ruang belajar, berbagi inspirasi, sekaligus memperkuat jejaring pelaku usaha kuliner sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif daerah.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengapresiasi capaian Pemprov Lampung yang telah membangun 1.007 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan jangkauan 2,7 juta penerima manfaat. Program tersebut dinilai selaras dengan visi Presiden dalam menyiapkan Generasi Emas 2045 sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Secara nasional, pemerintah menargetkan lebih dari 83 juta penerima manfaat melalui 30.600 SPPG pada tahun ini. Menurut Menteri, program MBG bukan sekadar intervensi gizi, melainkan juga mesin penggerak ekonomi yang menghidupkan sektor pertanian, perikanan, dan jasa hingga ke tingkat desa.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Yuke Sri Rahayu selaku Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, menjelaskan bahwa Masamo merupakan bagian dari fasilitas dan pembinaan pengembangan usaha kreatif subsektor kuliner.

“Program ini bertujuan membantu pelaku usaha kreatif kuliner meningkatkan kapasitas usaha, menghadirkan produk baru yang berkualitas dan berdaya saing,” ujar Yuke.

Pelatihan di Lampung diikuti 50 perwakilan SPPG dan menjadi bagian dari upaya memperkuat subsektor kuliner sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pangan yang aman dan berkualitas.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya