Berita

Ketua DPW PPP Jabar, Uu Ruzhanul Ulum (kiri). (Foto: RMOLJabar)

Politik

PPP Jabar Bidik Dua Kali Lipat Kursi DPRD di Pemilu 2029

SENIN, 16 FEBRUARI 2026 | 04:22 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat mulai memanaskan mesin politik lebih awal. Bukan sekadar konsolidasi rutin, partai berlambang Kabah itu terang-terangan membidik lonjakan kursi pada Pemilu 2029.

Ketua DPW PPP Jabar, Uu Ruzhanul Ulum menyebut agenda yang kini berjalan merupakan tindak lanjut arahan DPP, termasuk sosialisasi hasil Mukernas beberapa waktu lalu, serta penataan tahapan menuju 2029.

“Semua sudah disiapkan. Jadwal muscab sudah ditentukan, koordinator wilayah sudah ada. Kami ingin sebelum KPU membuka tahapan pendaftaran, seluruh struktur sudah siap,” tegas Uu, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu, 15 Februari 2026.


Menurut dia, dalam rekrutmen akan diperketat dan berbasis kebutuhan masyarakat. Sehingga tidak ingin lagi sekadar memenuhi kuota caleg tanpa kualitas. 

“Kami tidak ingin asal comot calon anggota dewan. Struktur harus kuat dulu, baru bicara target besar,” ujarnya.

Uu menyebut ada tiga alasan utama PPP percaya diri Jawa Barat kembali menjadi lumbung suara. Pertama, rekam jejak elektoral. PPP pernah meraih 11 kursi DPRD Jabar, kemudian 9 kursi, dan saat ini bertahan di 6 kursi.

Kedua, faktor geografis. Jawa Barat dinilai memiliki akses wilayah yang relatif terjangkau dengan infrastruktur memadai, sehingga konsolidasi dan kampanye bisa dilakukan lebih efektif.

Ketiga, faktor sosiologis. Mayoritas masyarakat Jawa Barat yang religius dan berakar pada kultur Sunda dianggap selaras dengan platform PPP sebagai partai Islam.

“Kami pernah di atas. Artinya, secara historis basis itu ada,” tegasnya lagi.

Bahkan ia mengklaim, Soliditas internal juga diklaim mulai menguat, dari tingkat DPC hingga anak ranting. Dalam rapat terbaru, DPC diminta menyerahkan kembali kepengurusan PAC sesuai instruksi sebelumnya, sekaligus mempersiapkan musyawarah cabang di 27 kabupaten/kota yang dibagi dalam lima zona, dimulai 20 Syawal.

Mantan wakil Gubernur Jawa Barat, itu Tak tanggung-tanggung menargetkan, PPP Jabar membidik dua kali lipat kursi DPRD provinsi dari raihan saat ini.

“Sekarang enam kursi. Kami targetkan minimal 12 kursi pada pemilu mendatang,” beber Uu.

Di sisi lain, estafet kaderisasi menjadi perhatian serius. Uu mengakui selama ini pengkaderan sering berhenti pada penanaman ideologi, sementara tugas teknis kepengurusan belum dipahami detail. Ke depan, seluruh pengurus mulai DPW hingga DPC akan mengikuti pendidikan keorganisasian berbasis fungsi. 

Sehingga Setiap bidang, mulai dari OKK, bendahara, hingga bidang pemenangan, akan mendapat pembekalan spesifik dengan pemateri kompeten.

“Pengurus harus paham tupoksi, AD/ART, job description. Jangan hanya semangat, tapi tidak tahu tugas,” pungkasnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya