Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto di Senayan, Jakarta. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bukan BoP, PDIP Minta Prabowo Pakai Cara Ini untuk Selamatkan Palestina

MINGGU, 15 FEBRUARI 2026 | 19:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

PDIP menilai keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BoP) tidak sesuai dengan prinsip politik luar negeri dalam upaya membebaskan Palestina dari penjajahan Israel.

"Kami mengharapkan agar Presiden Prabowo terus melanjutkan kebijakan politik luar negeri bebas aktif," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di kawasan Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu, 15 Februari 2026.

Menurutnya, perdamaian di Timur Tengah melalui BoP sulit terjadi. Hal ini berkaca pada keberadaan PBB yang hingga kini belum mampu menghentikan agresi militer Israel terhadap Palestina.


"Ketika PBB tidak berhasil menyelesaikan persoalan di Timur Tengah, maka kita harus menggalang bangsa-bangsa Asia-Afrika-Amerika Latin yang merupakan kekuatan mayoritas di PBB, bukan membentuk suatu badan baru yang di luar mekanisme PBB," sambungnya.

Oleh karena itu, PDIP mendorong Presiden Prabowo memperkuat solidaritas Asia, Afrika dan Amerika Latin sebagai kekuatan yang efektif di dalam mengupayakan perdamaian abadi di Timur Tengah.

"Prinsip politik bebas aktif itu itu bertujuan membangun persaudaraan dunia. Agar dunia bebas dari berbagai bentuk penjajahan. Jadi kami mengharapkan justru Indonesia menjadi leader, mengambil prakarsa aktif berdasarkan aspek-aspek historis yang telah dicapai oleh Indonesia," tuturnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya