Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Airlangga: Negosiasi Tarif AS Terkait Board of Peace Gaza

SABTU, 14 FEBRUARI 2026 | 21:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan kesepakatan tarif resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat tidak berkaitan dengan keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).

Menurut Airlangga, proses negosiasi tarif dilakukan secara bilateral dan murni menyangkut hubungan dagang kedua negara. Sementara Board of Peace merupakan forum multilateral.

“Board of Peace itu tidak sama dengan tarif, BoP adalah sebuah lembaga yang membicarakan terkait dengan Gaza. Sedangkan tarif adalah bilateral, tidak multilateral, BoP adalah multilateral,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Wisma Danantara, dikutip Sabtu, 14 Februari 2026.


Ia memastikan, perundingan tarif dengan AS sendiri telah rampung dan kini tinggal menunggu penandatanganan resmi. 

Dari hasil negosiasi tersebut, tarif produk Indonesia yang masuk ke pasar AS ditekan dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen.

“Saat ini sudah selesai perundingannya, tinggal penandatanganannya. Persennya kita sudah turun dari 32 ke 19 persen, tapi kan belum ada penandatanganan. Jadi yang lain akan di-disclose sesudah tanda tangan,” katanya.

Sebelumnya, Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace, inisiatif yang digagas Presiden AS Donald Trump untuk mendukung proses transisi dan rekonstruksi Palestina. 

Pemerintah Indonesia juga telah menyatakan komitmen kontribusi dana sebesar 1 miliar Dolar AS untuk mendukung pembangunan kembali Gaza.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya