Berita

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Indonesia Economic Outlook 2026, di Wisma Danantara, Jakarta. (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Airlangga Bidik Ekonomi RI Tumbuh 5,6 Persen di 2026

Andalkan MBG Hingga Kopdes Merah Putih
JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 19:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, membidik pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 5,4 persen hingga 5,6 persen.

Menurut Airlangga, target tersebut disiapkan dengan mendorong pertumbuhan di sejumlah sektor prioritas sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

“Pertumbuhan ekonomi ditargetkan di tahun 2026 5,4 persen dengan potensi hingga 5,6 persen. Dengan sektor prioritas adalah pertanian, industri manufaktur, digital, dan energi,” ujar Airlangga dalam Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 di Wisma Danantara, pada Jumat, 13 Desember 2026.


Airlangga mengatakan, implementasi program prioritas Presiden seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga Program 3 Juta Rumah juga akan menjadi sumber pertumbuhan baru pada tahun ini. 

“Implementasi program prioritas Bapak Presiden seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan program 3 Juta Rumah, diharapkan ini menjadi sumber pertumbuhan yang mampu menyerap tenaga kerja luas, akselerasi produktivitas, dan penggerak utama pendukung pembiayaan yang non-APBN, di antaranya melalui Danantara,” jelasnya.

Airlangga menambahkan, sektor keuangan turut memegang peran strategis dalam mendukung target tersebut, sehingga diharapkan mampu memperkuat pembiayaan pembangunan di luar APBN.

"Sektor keuangan memiliki peran strategis, terutama sebagai enabler, dan dalam hal ini pasar modal yang menjadi window keuangan, saat ini kembali positif dan stabil," tandasnya.

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen dalam 5 tahun mendatang. Sehingga pertumbuhan pada tahun ini dibidik di atas 5 persen untuk mengejar target tersebut.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya