Berita

Diskusi bertajuk “Meneguhkan Polri Sebagai Alat Negara” yang digelar Kelompok Kaukus Muda Indonesia di Jakarta Pusat, Jumat, 13 Februari 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Hukum

DPR-Akademisi: Polri di Bawah Presiden Sesuai Konstitusi

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 18:26 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kedudukan Polri di bawah Presiden dinilai sudah tepat dan sejalan dengan amanat UUD 1945.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPR RI M. Nasir Djamil dalam diskusi bertajuk “Meneguhkan Polri Sebagai Alat Negara” yang digelar Kelompok Kaukus Muda Indonesia di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat, 13 Februari 2026.

Menurut Nasir, sebagai negara yang memiliki wilayah luas dan kompleksitas tinggi, Indonesia membutuhkan institusi kepolisian yang kuat serta hadir langsung di tengah masyarakat.


“Polri adalah alat negara yang lahir dari rakyat dan bekerja untuk melayani rakyat,” ujar Nasir.

Ia menambahkan, peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi instrumen penting bagi Presiden dalam menjalankan fungsi sebagai kepala negara.

Senada, Sekretaris Idarah Aliyah JATMAN NU Ahmad Ra’uf Qusyairi menegaskan, terdapat tiga tugas utama Polri di bawah Presiden, yakni menjaga keamanan, ketertiban, serta menjamin stabilitas sosial.

“Sebagai alat negara, Polri memang harus berada di bawah komando Presiden,” tegasnya.

Meski demikian, akademisi UIN Jakarta Subairi mengingatkan agar Polri tidak alergi terhadap kritik publik.

“Kritik masyarakat merupakan bagian dari evaluasi untuk memperkuat profesionalitas institusi,” jelasnya.

Sementara itu, Abdullah Kelrey dari Komite Nasional Gerakan Pemerhati Kepolisian RI (Nusa Ina Connection) menekankan pentingnya pembenahan internal guna meningkatkan kepercayaan publik.

“Polri harus terus berbenah dan tidak boleh dirusak oleh oknum, apalagi yang berada di lingkar kekuasaan,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya