Berita

Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Empat Fatsun Politik Golkar Jaga Prabowo-Gibran, Ini Isinya

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 17:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Golkar memasang rem internal terkait sikap mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Empat fatsun atau sopan santun politik dibuat untuk dijalankan seluruh kader beringin. 

Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan, fatsun pertama adalah dukungan penuh terhadap Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta seluruh kebijakannya.

Fatsun kedua, kader Golkar diminta tidak menyerang sesama kader yang duduk di eksekutif. Menurut Sarmuji, mereka adalah representasi partai di Kabinet Merah Putih yang harus dijaga bersama.


“Yang ketiga, jangan menyoal sesuatu yang sudah diputuskan oleh negara. Kita boleh memberi masukan dan melakukan evaluasi, tapi jangan sampai menyerang kebijakan yang sudah diputuskan dan sedang berjalan,” ujar Sarmuji dalam puncak perayaan HUT ke-58 Fraksi Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.

Ia mencontohkan, jika ada kelemahan dalam program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), maka tugas kader adalah menyempurnakan melalui masukan kepada kementerian terkait.

“Kalau ada kelemahan, tugas kita memberi kontribusi untuk penyempurnaan konsep MBG,” jelasnya.

Adapun fatsun keempat, Fraksi Golkar dilarang mengubah keputusan yang sudah disepakati dalam koalisi.

Sarmuji menambahkan, empat fatsun tersebut akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo.

“Ini juga saya sampaikan ke kawan-kawan koalisi. Kami sudah menyusun empat fatsun politik Fraksi Golkar dan nanti akan dilaporkan kepada Pak Presiden,” pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya