Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Gaungkan The New Indonesia Bebas Korupsi di Economic Outlook 2026

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 17:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya membangun The New Indonesia yang bersih dari korupsi saat menghadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026. 

Dalam pidatonya di hadapan para menteri ekonomi dan investor, Prabowo menekankan bahwa pemberantasan korupsi merupakan syarat mutlak bagi keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan nasional.

“So, kita harus bersihkan ya. Kita harus ada The New Indonesia. The New Indonesia harus tidak boleh, tidak boleh ada korupsi!” tegasnya. 


Prabowo menyinggung kritik yang kerap melabelinya otoriter. Menurutnya hal itu tidak benar karena bagaimanapun ia terpilih sebagai presiden melalui proses demokratis. 

"Kita negara demokrasi kan? Bener ya? Demokrasi agak demokrasi lah. Agak, lumayan lah demokrasi kita kan? Lumayan. Kalau nggak ada demokrasi gue nggak jadi presiden loh Saudara-saudara. Iya kan? Bener nggak?" kelakar Presiden.

Kendati demikian, Prabowo juga merasa perlu sedikit otoriter untuk menghadapi para koruptor di Indonesia.  

“Jangan-jangan perlu juga sedikit-sedikit otoriter, jangan-jangan untuk melawan koruptor-koruptor itu. Tapi kita demokratis, jadi kita masih moderat ya,” kata Prabowo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya