Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Catat 28 Ribu Kasus Keracunan MBG, Tingkat Keberhasilan Masih 99,99 Persen

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 17:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengakui adanya sekitar 28 ribu kasus gangguan kesehatan atau keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar di Wisma Danantara, Jumat, 13 Februari 2026. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden memaparkan bahwa jumlah penerima manfaat MBG telah mencapai 60,2 juta orang, dengan total produksi dan distribusi makanan yang secara akumulatif menembus 4,5 miliar porsi. 


Dari jumlah itu, Prabowo mencatat terdapat sekitar 28 ribu penerima manfaat yang mengalami kasus keracunan, sehingga secara statistik hanya berkisar 0,0006 persen dari keseluruhan produksi.

“Dan 28 ribu ini dibandingkan dengan 4,5 miliar, statistiknya adalah kalau tidak salah 0,00006. Saya ulangi, karena mungkin matematik saya kurang ya, 0,00000, empat nol ya, luar biasa, 0,00006,” kata dia. 

Menurut Kepala Negara, secara statistik capaian tersebut masih mencerminkan tingkat keberhasilan program MBG hingga 99,99 persen.

“Berarti ini adalah 99,99994. Berarti kalau in reality, ini harus dikatakan suatu usaha yang berhasil. Iya kan? Kita ingin zero error, itu harus kita capai,” tegas Prabowo, sembari menekankan bahwa pemerintah tetap menargetkan kesalahan seminimal mungkin.

Saat ini, kata Prabowo, MBG telah didukung lebih dari 23 ribu dapur SPPG dan akan terus bertambah hingga lebih dari 30 ribu dapur pada puncaknya, dengan target penerima manfaat mencapai lebih dari 82 juta orang.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya