Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Indonesia Economic Outlook Digelar Kilat

Menko Airlangga: Kalau Ada yang Kurang, Blame ke Saya Saja

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 16:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Forum Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 resmi digelar di Wisma Danantara Indonesia pada Jumat, 13 Februari 2026. Forum ini diselenggarakan atas permintaan Presiden Prabowo Subianto sebagai respons atas dinamika terkini perekonomian nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia dan jajaran Kemenko Perekonomian yang bergerak cepat menyiapkan forum tersebut dalam waktu singkat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada CEO Danantara (Rosan Roeslani) yang baru landing, beserta jajaran Danantara, Pak Doni Oskaria dan Pak Pandu Sjahrir, dan tim dari Kemenko yang menyediakan, mempersiapkan acara ini. Dan apabila ada yang kurang memuaskan, blame-nya ke saya saja,” katanya dalam pidato.


Airlangga juga menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden karena waktu persiapan yang sangat terbatas. Namun, ia mengapresiasi atas seluruh tamu undangan yang hadir di forum tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf, Pak Presiden. The invitation is only less than 15 hours. Undangan kurang dari 15 jam, and all attend, and we thank you for the attendance,” tuturnya.

Forum tersebut, kata Airlangga dihadiri para Duta Besar negara sahabat, pelaku usaha, pengelola dana pensiun, asuransi, sekuritas, lembaga pemeringkat, ekonom, akademisi hingga jajaran Kabinet Merah Putih.

Sebagai informasi, penyelenggaraan IEO 2026 dilakukan menyusul keputusan Moody’s Ratings yang menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia menjadi negatif.

Melalui Indonesia Economic Outlook 2026, pemerintah berharap dapat memberikan penjelasan komprehensif sekaligus membangun kembali optimisme investor terhadap fundamental ekonomi nasional.

Presiden Prabowo akan memberikan sambutan serta arahan strategis terkait kondisi dan prospek perekonomian Indonesia. 

Selain itu, agenda juga diisi panel diskusi yang menghadirkan para menteri ekonomi untuk memaparkan capaian serta rencana kebijakan di masing-masing sektor.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya