Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Minta Video Ejekan MBG Dikumpulkan, Mau Ditonton Tiap Hari

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 13:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keinginannya mengumpulkan berbagai video yang berisi ejekan maupun prediksi kegagalan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Permintaan tersebut disampaikan saat peresmian 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta 18 Gudang Ketahanan Pangan milik Polri di SPPG Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan capaian program MBG saat ini telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat, atau setara dengan memberi makan populasi Afrika Selatan dalam sehari. 


"Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari atau sama dengan sepuluh kali Singapura tiap hari, atau dua kali Malaysia tiap hari,” ujarnya.

Prabowo mengenang derasnya gelombang kritik dan sindiran yang muncul pada fase awal pelaksanaan program MBG.

“Saya diejek, saya dijelek-jelekkan, saya dituduh macam-macam. Saya juga tidak mengerti. Bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal mengejek dan menghina saya. Dan mereka meramalkan proyek ini pasti gagal, program ini (disebut) menghambur-hamburkan uang,” kata Presiden. 

Ia kemudian menginstruksikan agar seluruh rekaman yang memuat kritik tajam terhadap program tersebut dihimpun dan disimpan dalam arsip digital. 

“Pak Qodari (Kepala KSP) tolong dikumpulin ya, video klip-video klip yang meramalkan kita pasti gagal. Yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, 'MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia'. Kita mau menyelamatkan anak-anak kita dibilang menghina," kata dia.

Prabowo mengaku ingin menjadikan rekaman tersebut sebagai pengingat perjuangan dan menontonnya setiap malam. 

"Ini harus ada rekam digital ya, direkam semua. Insyaallah kita mencapai 80 sekian juta. Aku minta biar saya bisa tiap malam saya lihat-lihat,” tegas Prabowo.

Menurutnya MBG menjadi salah satu intervensi nyata pemerintah untuk menekan angka stunting yang selama ini menjadi tantangan besar pembangunan sumber daya manusia. 

“Tapi saya yakin waktu itu saya berada di atas jalan yang benar. Saya yakin bahwa tujuan kita benar dan baik. Terlalu banyak anak-anak Indonesia mengalami stunting. Stunting itu adalah kurang gizi. Kurang gizi ini mengakibatkan sel-sel kita tidak bisa berkembang dengan baik," pungkasnya.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya