Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence )

Politik

Wilayah 3T Masih Bergulat dengan Blank Spot Penyiaran

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 12:44 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Digitalisasi penyiaran nasional dinilai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Di sejumlah daerah Kalimantan Tengah, keterbatasan akses internet membuat televisi dan radio masih menjadi sumber informasi utama warga, sekaligus menandai belum meratanya kehadiran negara dalam transformasi digital penyiaran.

Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang menegaskan bahwa meski migrasi siaran digital dan konvergensi media tak terelakkan, manfaatnya belum dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat. 


"Digitalisasi telah mengubah wajah penyiaran kita, seperti migrasi kita ke siaran digital dan konvergensi media, hingga ke perubahan pola konsumsi informasi yang realitanya tidak bisa kita hindari," katanya via daring, Jumat, 13 Februari 2026. 

Andina menuturkan kondisi geografis Kalimantan Tengah menyisakan tantangan serius dalam pemerataan akses siaran digital.

Ia menyebut masih banyak desa dengan jaringan internet tidak stabil dan blank spot, sehingga warga bergantung pada televisi konvensional. 

"Ada desa yang akses internetnya belum stabil, masih banyak blank spot. Ada keluarga yang masih mengandalkan televisi sebagai sumber informasi utama. Bagi mereka, penyiaran bukan hanya sekadar hiburan, tapi penyiaran adalah jendela dunia," kata legislator NasDem itu.

Menurut Andina, persoalan blank spot membuat masyarakat di wilayah 3T belum sepenuhnya siap beralih ke sistem penyiaran digital. Ia menegaskan pentingnya memastikan kelompok masyarakat desa dan komunitas lokal tetap terlayani dalam ekosistem penyiaran nasional. 

"Berarti memastikan masyarakat di desa di wilayah 3T, penyiaran digital, hingga komunitas lokal tetap menjadi bagian dari ekosistem penyiaran nasional," ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kondisi keterbatasan sinyal internet, media penyiaran konvensional seperti televisi dan radio masih berperan penting sebagai sumber informasi yang paling mudah diakses oleh masyarakat di daerah terpencil.

Kondisi ini menjadi penanda bahwa digitalisasi penyiaran belum sepenuhnya menjangkau wilayah 3T dan masih menyisakan kesenjangan akses informasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya