Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Dave Laksono (RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Komisi I DPR Kutuk Penembakan Pesawat Smart Air di Papua

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 12:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI menyampaikan duka cita atas tewasnya dua pilot dalam insiden penembakan pesawat milik Smart Air di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Dave Laksono, menyebut kedua pilot sebagai pahlawan yang sedang menjalankan tugas mulia untuk melayani masyarakat Papua.

“Kami sangat berbela sungkawa yang amat mendalam atas tewasnya dua pilot. Mereka adalah pahlawan yang melaksanakan tugas mulia, memastikan logistik, transportasi, dan kebutuhan masyarakat Papua terpenuhi dan terjangkau,” ujar Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 13 Januari 2026. 


Dave mengecam keras peristiwa tersebut yang ia sebut sebagai aksi terorisme. Komisi I DPR mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku.

“Kita mengutuk kejadian terorisme ini dan meminta aparat hukum untuk menindak para pelaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai insiden ini menjadi pengingat bahwa persoalan keamanan di Papua masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan selama puluhan tahun. Menurutnya, diperlukan strategi yang luas dan komprehensif untuk mengakhiri konflik yang berkepanjangan tersebut.

“Situasi di Papua telah berlarut-larut tanpa kepastian bagaimana mengakhiri pertempuran dan konflik ini,” ujarnya.

Dave mendorong pemerintah mengedepankan pendekatan humanis dan strategi menyeluruh, baik melalui diplomasi dalam negeri maupun luar negeri, guna mengajak seluruh pihak yang bertikai duduk bersama mencari solusi permanen. Ia menegaskan bahwa meski konflik di Papua sangat kompleks dan melibatkan banyak pihak, bukan berarti tidak dapat diselesaikan.

Ia juga menyatakan optimisme bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mampu mengurai persoalan Papua. Peningkatan kualitas hidup, penguatan sumber daya manusia, serta pengelolaan kekayaan daerah secara optimal dinilai menjadi kunci untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Papua.

Sebelumnya, pesawat Smart Air PK-SNR yang terbang dari Bandara Tanah Merah  ditembak oleh orang tak dikenal saat proses pendaratan di Bandara Koroway Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu 11 Februari 2026 sekitar pukul 11.17 WIT.

Akibat serangan tersebut, dua awak pesawat meninggal dunia akibat luka tembak, yakni Kapten Egon Erawan selaku pilot dan Baskoro sebagai co-pilot.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya