Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Dave Laksono (RMOL/ Faisal Aristama)
Komisi I DPR RI menyampaikan duka cita atas tewasnya dua pilot dalam insiden penembakan pesawat milik Smart Air di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Dave Laksono, menyebut kedua pilot sebagai pahlawan yang sedang menjalankan tugas mulia untuk melayani masyarakat Papua.
“Kami sangat berbela sungkawa yang amat mendalam atas tewasnya dua pilot. Mereka adalah pahlawan yang melaksanakan tugas mulia, memastikan logistik, transportasi, dan kebutuhan masyarakat Papua terpenuhi dan terjangkau,” ujar Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 13 Januari 2026.
Dave mengecam keras peristiwa tersebut yang ia sebut sebagai aksi terorisme. Komisi I DPR mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku.
“Kita mengutuk kejadian terorisme ini dan meminta aparat hukum untuk menindak para pelaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menilai insiden ini menjadi pengingat bahwa persoalan keamanan di Papua masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan selama puluhan tahun. Menurutnya, diperlukan strategi yang luas dan komprehensif untuk mengakhiri konflik yang berkepanjangan tersebut.
“Situasi di Papua telah berlarut-larut tanpa kepastian bagaimana mengakhiri pertempuran dan konflik ini,” ujarnya.
Dave mendorong pemerintah mengedepankan pendekatan humanis dan strategi menyeluruh, baik melalui diplomasi dalam negeri maupun luar negeri, guna mengajak seluruh pihak yang bertikai duduk bersama mencari solusi permanen. Ia menegaskan bahwa meski konflik di Papua sangat kompleks dan melibatkan banyak pihak, bukan berarti tidak dapat diselesaikan.
Ia juga menyatakan optimisme bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mampu mengurai persoalan Papua. Peningkatan kualitas hidup, penguatan sumber daya manusia, serta pengelolaan kekayaan daerah secara optimal dinilai menjadi kunci untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Papua.
Sebelumnya, pesawat Smart Air PK-SNR yang terbang dari Bandara Tanah Merah ditembak oleh orang tak dikenal saat proses pendaratan di Bandara Koroway Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu 11 Februari 2026 sekitar pukul 11.17 WIT.
Akibat serangan tersebut, dua awak pesawat meninggal dunia akibat luka tembak, yakni Kapten Egon Erawan selaku pilot dan Baskoro sebagai co-pilot.